DBAsia News

Regulasi Baru Sayap Depan F1 Mulai Dirasakan

Kevin Magnussen


DBasia.news –  Pembalap tim Haas, Kevin Magnussen mengaku perubahan regulasi Formula 1 tahun ini membuat mobil lebih mudah untuk menguntit dan menyalip mobil lawan.

Salah satu yang diatur di dalam regulasi itu adalah soal aerodinamika mobil, terutama dimensi sayap depan dan belakang.

“Mobil masih sangat-sangat menyenangkan untuk dikendarai,” kata Magnussen.

“Dan saya bisa bilang, saya mengikuti mobil hari ini terasa sangat lebih baik dari pada tahun lalu,” kata Magnussen.

Sayap depan yang lebih sederhana menawarkan dua solusi terhadap masalah kesulitan mobil ketika menguntit mobil lain.

Desain sayap belakang tahun ini, yang memiliki endplate lebih sederhana, menciptakan outwash atau buangan angin ke samping yang lebih sedikit, hal itu berdampak pada angin kotor yang bisa mempengaruhi laju mobil yang berada di belakangnya.

Sementara sayap yang lebih tinggi dan lebar juga membantu menciptakan tingkat downforce yang lebih tinggi bagi mobil yang mengejar di belakang sehingga mempertahankan grip atau daya cengkeram mobil ketika menguntit mobil lawan.

“Banyak orang bilang itu tidak akan membuat perbedaan. Bukan perbedaan yang besar tapi sejatinya saya bisa mengikuti, jadi akan sangat menarik untuk melihat nanti. Saya lebih kencang dari pebalap yang saya ikuti, dan di lap ketika aku melihatnya, aku mampu menyalipnya.”

Selain itu, mobil menjadi lebih konsisten dan stabil di belakang mobil pebalap lain,” kata pembalap asal Denmark itu.

“Saya ingin melihat apakah di trek-trek lain terasa sama. Selalu ada faktor berbeda yang harus di perhatikan, jadi kalian pergi ke trek lain dan itu terasa berbeda. Namun ini awal yang bagus.”

Balapan perdana Formula 1 2019 akan digelar di Melbourne, Australia pada 17 Maret mendatang.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?