DBASIA Network

McLaren Sentil Ferrari yang Ingin Boyong Carlos Sainz Lebih Awal

DBasia.news – McLaren tolak rencana Ferrari untuk membawa Carlos Sainz Jr. lebih cepat dalam tes usai balapan terakhir di GP Abu Dhabi. McLaren bahkan tak sungkan melempar sindiran kepada skuat Kuda Jingkrak tersebut.

FIA memberikan izin untuk para pebalap yang belum tampil pada musim 2020 untuk mengikuti tes bagi pebalap muda di Sirkuit Yas Marina pada 15 Desember. Sebagai informasi, tes tersebut diperuntukkan bagi pebalap pemulai yang baru berlomba maksimal dua kali pada ajang grand prix.

Pengecualian dari FIA itu dimanfaatkan Renault untuk menurunkan pebalap anyar mereka, Fernando Alonso, yang telah vakum selama dua musim atau sejak akhir 2018 lalu.

Ferrari kemudian berusaha melobi pihak FIA memberi izin kepada Carlos Sainz Jr. untuk mengikuti tes tersebut dengan mobil mereka. Sainz sendiri memang telah resmi hengkang dari tim McLaren untuk bergabung dengan Ferrari mulai musim depan. Sementara Sainz sendiri mengaku tak keberatan mengikuti tes itu.

Kendati demikian, Team Principal McLaren, Andreas Seidl, punya opini berbeda. Siedl berharap FIA tak mengabulkan keinginan Ferrari.

“Aturannya sudah jelas, menurut saya tidak ada alasan Carlos harus mengendarai mobil Ferrari pada tes itu,” kata Andreas Seidl sebagaimana dilansir dari Autosport.

“McLaren mengacu kepada aturan bahwa pebalap yang aktif di F1 tak boleh mengikuti tes. Karena itulah McLaren tak mengikuti tes ini,” tutur dia.

Seidl juga menegaskan bahwa tes tersebut sejatinya untuk para pebalap muda.

“Peraturan tak mengizinkan Sainz ikut. Itu tes pebalap muda. Kalaupun ada seseorang yang memutuskan berbeda, saya tak bisa mengatakan apa-apa,” ucap Seidl lagi.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?