DBAsia News

Max Verstappen Jalani Sisa Hukuman Kerja Sosial

Max Verstappen


DBasia.news –  Pembalap tim Formula 1 Red Bull, Max Verstappen, menjalani sisa hukuman GP Brasil tahun lalu dengan menghadiri acara FIA International Stewards di Jenewa, Sabtu (9/2).

Acara ini diadakan setiap tahunnya sejak 2017 sebagai wadah berbagi pengalaman antar steward dari berbagai disipilin motorsport.

Verstappen dikenai sanksi dua hari kerja sosial setelah bertengkar dengan Esteban Ocon di parc ferme Interlagos tahun lalu. Pembalap asal Belanda itu tidak bisa menahan emosinya setelah disenggol dari posisi pimpinan balapan oleh Ocon yang baru saja ia overlap.

Pada gelaran E-Prix Marrakesh Januari lalu, Verstappen menjalani hari pertama sanksinya dengan mengamati kerja para steward, salah satunya adalah eks pembalap F1, Vitantonio Liuzzi.

Di Jenewa, Verstappen tergabung dalam panel kompetitor bersama tiga kali juara World Touring Car, Andy Priaulx, bos M-Sport, Richard Millener, dan bos motorsport BMW, Jens Marquadt.

Studi kasus yang dibahas dalam pertemuan berkaitan dengan pertimbangan insiden, perundingan dengan steward, dan memutuskan tindakan yang tepat.

“Sebagai pembalap kami bekerja di trek dan berusaha meraih hasil maksimal dari balapan. Sementara steward juga punya tugas mencari cara terbaik untuk membuat keputusan yang adil,” ucap Verstappen.

“Ini menjadi pembelajaran yang baik buat saya, dan saya belajar banyak. Di Marrakesh, saya mendapat gambaran jelas tentang kerja para steward. Dan sekarang di sini, saya juga senang bisa ambil bagian dalam event ini,” tuturnya.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?