DBAsia News

Lihat Lagi Rekam Jejak Indonesia di SEA Games 2019

DBasia.news –  Adalah Laung Sukhumnaipradit yang pada eranya menjabat sebagai Wakil Presiden Komite Olimpiade Thailand.

Dengan tujuan mengeratkan kerjasama, pemahaman dan hubungan antar negara di kawasan semenanjung Asia Tenggara, Pesta Olahraga Semenanjung Asia Tenggara atau disingkat SEAP mulai digelar tahun 1959.

Namun mulai 1977 atau tahun perdana Indonesia tampil, ajang ini berubah nama menjadi SEA Games. Sampai sekarang, Indonesia berstatus negara dengan jumlah titel juara terbanyak di SEA Games.

Tercatat atlet Tanah Air bisa membawa gelar juara umum sebanyak sepuluh kali: 1977, 1979, 1981, 1983, 1987, 1989, 1991, 1993, 1997, dan 2011.

BolaSkor.com pun coba merangkum rekam jejak Indonesia sejak kali pertama mengikuti SEA Games 2019:

1. Periode Dominasi

Melakukan debut di tahun 1977, Indonesia langsung keluar sebagai juara umum. Kala itu Kuala Lumpur, Malaysia berstatus tuan rumah. Indonesia juara dengan mengemas 62 medali emas. Sedangkan pesaing terdekat,  Thailand mendapatkan 37 emas.

Tren positif Indonesia berlanjut pada edisi 1979, 1981, 1983, dan 1985. Tahun 1979, berstatus tuan rumah, Indonesia kembali juara umum. Hal sama terulang di 1981 saat Filipina menjadi tuan rumah dan 1983 ketika Singapura berstatus tuan rumah.

2. Thailand Mencuri

Thailand sukses mengakhiri tren juara umum Indonesia yang berlangsung empat edisi berturut-turut. Thailand jadi yang terbaik pada edisi 1985 atau ketika berstatus tuan rumah.

Namun Indonesia kembali jadi juara umum pada tahun 1987, 1989, 1991, dan 1993. Sebelum edisi 1995 saat berlangsung di Chiang Mai, Thailand kembali mencuri status juara umum.

Tapi dua tahun berselang, ketika Jakarta menjadi tuan rumah, Indonesia bisa memanfaatkannya dengan sempurna untuk kembali jadi yang terbaik.

3. Tren Lima Negara Berbeda Jadi Juara

Pada akhir 90-an sampai awal 2000-an, mulai bermunculan beberapa negara yang bisa mengakhiri dominasi Indonesia atau Thailand di SEA Games.

Terbukti lewat keberhasilan Malaysia juara umum di tahun 2001. Kemudian dua tahun berikutnya giliran Vietnam merasakan gelar terbaik. Tahun 2005, Filipina bahkan juga mengecap titel terbaik.

Baik Malaysia, Vietnam, dan Filipina merasakan gelar terbaik ketika berstatus sebagai tuan rumah. Artinya lima edisi berturut-turut, pemenang SEA Games selalu jadi milik negara berbeda: Indonesia (1997), Thailand (1999), Malaysia (2001), Vietnam (2003), dan Filipina (2005). 

4. Periode Sulit Indonesia

Pada periode ini pula, Indonesia harus mendapatkan kenyataan, persaingan di SEA Games semakin berat. Bayangkan usai kali terakhir jadi juara tahun 1997, Indonesia baru merasakan gelar lagi pada edisi 2011.

Kini dari 2011 sampai sekarang, atlet Tanah Air belum lagi merasakan gelar terbaik. Beberapa edisi terakhir, prestasi Indonesia justru semakin menurun. Kini asa begitu besar pada SEA Games 2019. Memang mengincar titel juara umum terlalu berlebihan. Tapi setidaknya Indonesia bisa merasakan prestasi lebih baik.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?