DBAsia News

Lantai Dua Istora Senayan selama Indonesia Open 2019 Selalu Jadi Pusat Perhatian

DBasia.news –  Selama pagelaran Indonesia Open 2019 yang berlangsung di Istora Sebnayan, zona relaksasi yang berada di lantai dua akan menjadi pusat perhatian. Bukan tanpa alasan, di sana terdapat berbagai tempat bersantai serta booth makanan.

Indonesia Open 2019 menjadi primadona bagi pencinta olahraga, terutama bulu tangkis, di Jakarta selama beberapa hari terakhir. Sejak Selasa (16/7), Istora Senayan didatangi oleh pencinta olahraga tepok bulu itu.

Tentunya pertandingan bulu tangkis menjadi atraksi utama pada area tersebut. Namun, siapa sangka ada juga berbagai hiburan lain yang disediakan oleh panitia.

Mulai dari booth makanan, area permainan, tempat bermain anak-anak, hingga tempat unjuk gaya di media sosial. Area tersebut memang diperuntukkan untuk menunggu di sela pertandingan.

Di antara berbagai atraksi tersebut, terdapat juga beberapa edukasi serta informasi bagi para pengunjung. Zona musium, hall of fame, serta sejarah Indonesia Open merupakan contohnya.

Menurut Achmad Budiharto selaku ketua umum Indonesia Open 2019, hal itu diadakan demi membangkitkan rasa bangga akan kesuksesan bulu tangkis. Selain itu, Achmad ingin menunjukkan kalau Indonesia pernah berjaya.

“Kami mulai mengajak semua stakeholder untuk tahu tentang historisnya. Kami berharap bisa membangkitkan lagi rasa bangga dan cinta mereka terhadap bulutangkis Indonesia,” kata Achmad Budiharto.

“Dijajakannya sejarah ini memang jadi pedang bermata dua. Di satu sisi ini kebanggaan, di sisi lain jadi timbul pertanyaan ‘kok dulu juara terus sekarang belum?’ Itu tantangan juga buat atlet, pengurus, pelatih agar termotivasi juga,” lanjutnya.

Achmad Budiharto mengaku terinspirasi dengan sejarah Japan Open dan All England. Menurutnya, Zona Musium akan selalu ada setiap tahun mulai Indonesia Open 2019.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?