DBAsia News

Ketika Andrea Dovizioso Mengomentari Banyak Hal

DBasia.news –  Andrea Dovizioso mengunci posisi runner-up MotoGP 2019 usai finis posisi tujuh pada lomba putaran 17 MotoGP 2019 di Sirkuit Phillip Island, Australia, Minggu lalu.

Karena pada saat yang sama, pembalap yang menempati urutan tiga klasemen, Alex Rins hanya finis kesembilan. Alhasil usai lomba di Phillip Island, Dovi-sapaan akrabnya sudah unggul 57 poin dari Rins.

Artinya untuk tiga musim berturut-turut, Dovi hanya berstatus runner-up di bawah Marc Marquez yang selalu juara dunia. “Secara matematis, kami sudah pasti berada di posisi kedua,” kata Dovi.

“Jika kami melihat Marquez (yang unggul cukup jauh dari posisi kedua), runner-up tentu sebuah hasil mengecewakan. Tapi jika melihat fakta persaingan semakin ketat, kami bisa tetap kedua merupakan hal positif,” lanjutnya.

Selanjutnya Dovi mengomentari keberhasilan pembalap tim satelit Pramac Ducati, Pecco Bagnaia yang finis keempat di MotoGP Australia. Itu adalah hasil terbaik juara dunia Moto2 2018 itu sejak naik kelas ke MotoGP musim ini.

“Selamat buat Bagnaia. Tapi ia masih mengendarai motor MotoGP dengan gaya masih seperti di Moto2. Gaya ini bisa membuat Anda cepat di Phillip Island. Gaya balap jadi perbedaan jika tampil di trek seperti ini,” pembalap pabrikan Ducati itu menjelaskan.

Sukses Lorenzo Dalla Porta jadi pembalap Italia pertama jadi juara dunia Moto3 (dahulu 250 cc) sejak keberhasilan Dovi tahun 2004, turut menarik perhatian pembalap berusia 33 tahun itu. “Saya sangat senang ia bisa sukses. Dia setidaknya punya 3-4 lawan yang harus dikalahkan. Tapi ia lebih konsisten dan layak meraih titel juara dunia,” tutup Dovi

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?