DBASIA Network

Gara-Gara Cipratan Air, Laju Lando Norris Di GP Turki Terhambat

DBasia.news – Lando Norris mengungkapkan bahwa kondisi trek Istanbul Park yang basah memicu cipratan air yang membuatnya kesulitan untuk melaju cepat sepanjang perlombaan.

Cuaca lagi-lagi memainkan peran penting pada jalannya balapan kejuaraan Formula 1. Istanbul Park menjadi sirkuit ketiga yang basah akibat guyuran hujan, meski tak sampai sekacau perlombaan di Spa-Francorchamps atau dibatalkannya sesi latihan bebas ketiga di Sochi.

Lando Norris merupakan salah satu driver kelas utama yang begitu terdampak performanya akibat hal tersebut. Minimnya visibilitas juga membuatnya sangat kesulitan untuk melaju kencang. Tak heran jika ia disalip dengan begitu mudahnya oleh Lewis Hamilton.

“Saya tidak bisa melihat apa-apa saat menuju grid start. Saya cukup takut sebenarnya akan betapa buruknya kondisi itu. Tapi saya kira, saya berhasil mendapatkan celah pada lap pertama dan mengendalikannya dengan sangat baik sejak saat itu,” tuturnya dikutip dari Motorsport.com.

“Menurut saya, itu karena genangan air sedikit di permukaan lintasan. Jelas tidak kering, dan saya kira seperti ada celahnya (di aspal),” tambah pebalap asal Inggris itu.

Seri GP Belgia hanya berlangsung selama tiga putaran dengan para pebalap berkendara di belakang Safety Car. Hal tersebut dilakukan karena pihak penyelenggara khawatir dengan visibilitas yang  bisa menyulitkan jarak pandang.

Akan tetapi, Norris justru mengatakan bahwa apa yang dialaminya di seri GP Turki sangatlah buruk. Cipratan air diakui pebalap McLaren itu telah memburamkan visor helmnya.

“Itu mengerikan di trek lain, mungkin setiap trek lain yang Anda kunjungi. Hanya tinggal menunggu hal buruk jika bertahan sedikit lebih lama (di sirkuit),” ucapnya.

“Pada lap pertama, cipratan air lebih seperti air berminyak ketimbang hanya air, jika itu masuk akal. Jadi, sedikit lebih buram dan semacamnya, serta air masuk ke visor,” ia melanjutkan.

Terlepas dari kekhawatiran yang diungkapkan Lando Norris, race director FIA, Michael Masi, justru tak menilai seri GP Turki sama buruknya dengan balapan GP Belgia.

“Setelah berbicara dengan sejumlah pebalap usai balapan, saya tidak berpikir cipratan airnya lebih buruk daripada di Spa. Saya cukup yakin akan hal itu,” kata Masi.

Pebalap lain yang punya pendapat senada dengan Norris adalah Yuki Tsunoda. Driver AlphaTauri ini bahkan mengklaim bahwa cipratan air telah membuatnya melintir saat melaju di Istanbul Park.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?