DBasia.news – Antonio Giovinazzi jadi pembalap Italia pertama di F1 2019 setelah negara tersebut cukup lama tidak memiliki wakil. Giovinazzi gabung Alfa Romeo.
Namun dalam sebuah wawancara mengenai perjalanan kariernya sebelum ke F1, Giovinazzi menceritakan kontribusi dari pengusaha asal Indonesia.
Nama yang dimaksud Giovinazzi tidak lain Ricardo Gelael, ayah dari pembalap Indonesia yang kini mengikuti Formula 2: Sean Gelael. Jika merunut ke belakang, awal karier balap Giovinazzi sangat melekat dengan Sean.
Giovinazzi bisa mengikuti ajang Formula 3 (F3) Inggris, F3 Eropa sampai GP2 Series berkat dukungan sponsor dari keluarga Gelael. Di ajang F3, Giovinazzi bahkan berstatus rekan setim Sean.
Giovinazzi pun berkata jujur tanpa dukungan Kadok-sapaan akran Ricardo, mungkin karier balapnya sudah terhenti ketika masih di gokar.
“Saat masih karting, saya bertemu dengan Sean Gelael di Top Kart. Ayahnya, Ricardo, meminta saya untuk menjadi semacam pelatih buat putranya, yang waktu itu masih minim pengalaman,” cerita Giovinazzi.
“Ketika Sean selesai di karting dan naik ke balap formula, saya mendapat tawaran untuk mengikuti dia. Saya tidak percaya! Saya yakin karier saya akan mandek di karting,” tambahnya.
Karier Anto-sapaan akrab Giovinazzi mulai meroket ketika ia menjadi runner-up F3 Eropa 2015 dan berlanjut runner-up GP2 Series satu musim berikutnya.
Karena prestasi tersebut, ia ditarik menjadi pembalap penguji Scuderia Ferrari. Puncaknya di F1 2019, ia mendapat kursi utama tim Alfa Romeo.
-
Hengkang Dari McLaren, CEO Red Bull Sedih Mendengar Situasi Ini
-
Eks Promotor F1 Ini Dukung GP Monako Tetap Di Kalender F1
-
Mick Schumacher Masih Bisa Pakai Sasis Yang Rusak Usai Crash Di Jeddah
-
Eks Bos Honda F1 Resmi Gabung Red Bull Powertrains
-
Juan Pablo Montoya: Pandangan Soal Pebalap Kedua Kini Sudah Berubah