Zohan Zarco Mengaku Belum Menguasai Desmosedici Sepenuhnya

DBasia.news – Pembalap Tim Pramac Ducati, Johann Zarco sebagai salah satu pembalap andalan tim asal Italia tersebut di MotoGP 2022. Lantaran Zarco kandidat terkuat yang mampu bersaing meraih podium.

Kendati demikian, Zarco merasa justru masih belum bisa memberikan hasil maksimal untuk tim satelit Ducati tersebut. Pasalnya ia mengaku masih kesulitan menaklukkan Desmosedici, terutama dalam hal ban depan motor tersebut.

Tahun ini merupakan musim ketiganya bersama Ducati. Meski begitu, pembalap berusia 32 tahun itu hanya mampu berada di urutan kelima klasemen sementara pembalap MotoGP 2022 setelah mendapatkan empat podium dengan total 125 poin.

Semua itu terjadi karena Zarco merasa masih tidak sepenuhnya maksimal untuk bisa berakselerasi dengan karakteristik ban depan dari motor Desmosedici. Sehingga Zarco merasa dirinya cukup kesulitan untuk bisa mencatatkan waktu terbaik.

“Sepertinya nuansa roda depan adalah kelemahan saya. Saya tidak merasakan batas ban depan seperti yang lainnya,” ungkap Johann Zarco dilansir dari Motosan, Speedweek, Senin (12/9/2022).

“Itulah mengapa saya membutuhkan waktu lebih lama di beberapa tempat untuk mendapatkan waktu terbaik, dan bahkan ketika saya kompetitif, saya tidak memiliki perasaan yang optimal di depan,” tambahnya.

Menurut Zarco, dirinya bersama Ducati harus terus bersinergi untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi. Zarco pun merasa yakin bahwa dirinya bisa menunjukan hasil yang jauh lebih baik ketika dirinya dipercaya untuk melakukan beberapa perubahan pada motornya.

“Saya tidak tahu apakah kita perlu menyesuaikan motor lebih baik dengan gaya mengemudi saya atau apakah gaya mengemudi saya harus beradaptasi lebih baik dengan mesin,” sambung Zarco.

“Mungkin kita harus pergi dua arah. Jika kita membuat kemajuan, kepercayaan yang diperlukan juga akan ada di sana,” imbuhnya.