Zarco Ternyata Masih Trauma dengan Marquez

Johann Zarco

DBasia.news – Pembalap Yamaha Tech 3, Johann Zarco, mengaku punya trauma dengan Marc Marquez. Trauma itu disebabkan kecelakaan yang menimpa keduanya pada balapan di MotoGP Australia.

Johann Zarco menempati peringkat ketiga pada MotoGP Sepang 2018. Torehan tersebut merupakan podium pertama Zarco di MotoGP 2018 sejak seri keempat di Jerez.

Pada balapan tersebut, Johann Zarco sempat disusul oleh Valentino Rossi. Setelah itu, Zarco memberikan ruang untuk dibalap oleh Marc Marquez.

Sepanjang balapan, Johann Zarco mampu menguntit Marc Marquez dan Valentino Rossi. Namun, pembalap asal Prancis itu tidak bisa melewati keduanya.

Rupanya, keputusan Johann Zarco tersebut disebabkan trauma terhadap Marc Marquez. Zarco sempat menabrak Marquez ketika keduanya membalap pada MotoGP Australia.

“Ketika saya melebar di tikungan ke-14, Marc Marquez membalap saya. Setelah itu, saya memiliki akselerasi di belakangnya. Namun, saya sedikit ragu saat itu,” kata Johann Zarco.

“Saya sangat berkonsentrasi, tetapi melihat roda Marc Marquez semakin mendekat. Saya berkata dalam hati, tidak, saya akan membiarkannya.”

“Saya ingin membalap Marc Marquez, tetapi tidak bisa karena dia bagus. Marquez membalap saya dengan bersih. Saya tidak cukup cepat dan berani,” Johann Zarco melanjutkan.

Saat ini, Johann Zarco menempati peringkat keenam klasemen sementara MotoGP 2018. Sementara itu, Marc Marquez telah dipastikan sebagai juara dunia.