DBAsia News

Wow Yamaha Cup Race Ternyata Masuk Tahun ke-30

Yamaha Cup Race


DBasia.news –  Yamaha Flagship Shop, Jakarta, jadi saksi Yamaha Indonesia secara resmi mengumumkan jadwal untuk seluruh aktivitas balapanya di musim kompetisi 2019, dalam acara bertajuk Yamaha Indonesia Motorsport Conference 2019 yang digelar pada Jumat (1/3).

Salah satu yang paling menarik adalah Yamaha Cup Race (YCR). Menarik lantaran tahun ini YCR sudah memasuki tahun ke-30 sejak pertama kali diselenggarakan pada 1989. Oleh karena itulah, pada acara ini turut diperkenalkan logo baru YCR untuk merayakan peyelenggaraan yang ke-30.

Selain itu, pada 30 tahun kehadirannya, Yamaha Indonesia akan menghadirkan museum 30 tahun perjalanan YCR yang menampilkan dokumentasi foto dan display motor dengan livery khusus (livery perayaan 30 tahun YCR). Museum ini dapat dijumpai pada gelaran YCR 2019.

Adapun jika pada tahun lalu, YCR hadir dalam tujuh putaran, tahun 2019 akan terdapat delapan putaran yang berlangsung di sejumlah wilayah berbeda. Antara lain, 2 seri di Jawa, 2 seri di Sumatera, 2 seri di Kalimantan, dan 2 seri di Sulawesi.

Tidak hanya YCR, Yamaha Indonesia juga berkomitmen untuk kembali menggelar Yamaha Sunday Race (YSR), dan balap ketahanan Yamaha Endurance Festival (YEF).

Sedangkan untuk YSR yang masuk tahun kelima, Yamaha Indonesia akan menghadirkan empat putaran. Rinciannya Putaran pertama berlangsung pada 22-23 Juni. Kemudian putaran kedua pada 27-28 Juli, putaran ketiga pada 26-27 Oktober, dan putaran keempat pada 23-24 November.

Selain itu, YSR tahun ini akan membuka kelas baru untuk komunitas yaitu kelas Sport 155cc dengan menggunakan motor All New YZF-R15. Beranjak ke YEF, sukses saat menggelar balap ketahanan ini tahun lalu, musim 2019, YEF akan berlangsung pada tanggal 14-15 September mendatang.

“Untuk tahun ini, durasi waktu balap di kelas Komunitas Sport 150cc dan Sport 250cc akan ditambah menjadi 1 jam 30 menit dari sebelumnya 1 jam,” Minoru Morimoto selaku President Director & CEO PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg mengungkapkan.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?