DBASIA Network

Timnas Voli Putri Indonesia Langsung Bersiap Menuju Pra-kualifikasi Olimpiade 2020

DBasia.news –  Pencapaian Tim Nasional Voli Putri Indonesia menurun di SEA Games 2019 lantaran hanya meraih medali perunggu, beberapa waktu lalu. Pencapaian ini tentunya menurun apabila dibandingkan pada tahun 2017 lalu.

Kini, mereka langsung memfokuskan diri jelang pra-kualifikasi Olimpiade 2020 di Thailand, Januari nanti.

Dalam persiapan pra-kualifikasi Olimpiade ini, seluruh pemain tidak akan dikembalikan ke klub masing-masing. Mereka akan menjalani latihan di Sentul, Bogor setelah kembali dari libur usai SEA Games 2019.

“Pelatnas sudah terprogram. Pemain tidak dikembalikan ke klub karena Januari sudah masuk Pra-kualifikasi Olimpiade 2020 di Thailand,” ungkap Wakil Ketua Umum Persatuan Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), Bambang Suedi, seperti dikutip dari Antara.

Dengan tidak dikembalikannya pemain ke dalam klub, sudah dipastikan beberapa tim pasti akan kehilangan pilarnya masing-masing di Proliga yang akan bergulir pada awal tahun.

Mengenai persiapan untuk pra-kualifikasi Olimpiade 2020, PP PBVSI menyebut akan melakukan evaluasi terlebih dahulu.

“Kami akan mengevaluasi dulu kelemahan tim di SEA Games kemarin. Pasti dari tim pelatih akan melakukan perbaikan untuk Pra-Kualifikasi Olimpiade,” kata Bambang.

Pada masa Pra-Kualifikasi Olimpiade 2020, timnas voli putri Indonesia memasuki grup sulit yang berisi Kazakhstan, Iran, dan Korea Selatan. Bisa dikatakan, Indonesia miliki peluang kecil untuk lolos dari grup.

“Tidak menutup kemungkinan akan ada pemain yang harus tersingkir di Pelatnas usai evaluasi nanti, termasuk atlet yang sudah memiliki umur,” Bambang melanjutkan.

Selain itu, faktor usia atlet menjadi tolak ukur federasi menentukan skuat timnas. Bambang memastikan akan melakukan regenerasi di tubuh tim jika pihak pelatih pun menyetujuinya. “Yang jelas kalau usianya di atas 30 tahun akan kami ganti dengan yang muda-muda. Pelatih sudah siap karena yang muda sudah menunggu giliran,” Bambang menutup wawancara.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?