DBAsia News

Tiga Petenis Indonesia Gagal di Combiphar Tennis Open 2019

Arief Rahman

  DBasia.news –  Tiga petenis tuan rumah Indonesia penerima wild card gagal bersinar setelah mengalami kekalahan pada babak pertama kualifikasi kejuaraan Combiphar Tennis Open 2019 pekan kedua di lapangan tenis The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Senin.

Adalah M. Ali Akbar Ramdhani, Arief Rahman dan M. Althaf Dhaifullah yang harus mengakui keunggulan peserta asal mancanegara dalam turnamen yang berhadiah total 15.000 dollar AS atau setara dengan Rp 210 juta itu.

Sebenarnya, petenis pelatnas SEA Games 2019, Anthony Susanto memiliki peluang untuk memenangi babak perdana turnamen berlabel ITF World Tennis Tour itu, setelah mengambil set pertama. Anthony bahkan sempat memimpin 5-2 di set kedua. Namun, lima kesempatan match point pun gagal dituntaskan sehingga harus mengakui keunggulan petenis Australia Aaron Addison dalam laga super tie break 7-6(5) 6-7(5) 8-10.

Althaf Dhaifullah

“Hampir semua petenis Indonesia tak hanya Anthony Susanto, tidak punya cukup jam terbang yang cukup untuk mengalami pertarungan ketat di level internasional,” kata Direktur Teknik PP Pelti, Frank van Fraaiyenhoven dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.

Pada babak utama tunggal, Indonesia diwakili oleh Justin Barki, Ari Fahresi dan anggota Pelatnas SEA Games 2019, M. Rifqi Fitriadi yang seluruhnya memanfaatkan fasilitas wild card untuk berlaga di babak utama.

Sementara di sektor ganda, Justin Barki yang berduet dengan wakil Afrika Selatan, Ruan Roelofse menempati posisi seeded ketiga sedangkan tiga ganda Merah Putih menggunakan wild card, yakni duet keluarga Susanto, Anthony dan David Agung, M. Althaf Dhaifulah/Arief Rahman, sedangkan M. Rifqi Fitriadi berpasangan dengan wakil Amerika Serikat, Bill Duo.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?