Tetap Puncaki Klasemen Usai MotoGP Indonesia, Enea Bastianini Enggan Jemawa

DBasia.news – Enea Bastianini ingin fokus memperbaiki performanya di trek basah ketimbang membanggakan posisinya yang masih berada di puncak klasemen sementara pebalap.

Enea Bastianini diketahui menjadi rider pertama yang memenangi balapan di kejuaraan MotoGP 2022. Pria asal Italia itu tampil mengesankan pada seri pembuka musim di Sirkuit Losail, Qatar. Alhasil, ia bisa menduduki peringkat pertama klasemen sementara pebalap dan meraih 25 poin.

Bastianini kemudian mencoba peruntungannya di seri kedua, MotoGP Indonesia, akhir pekan lalu. Sayangnya di balapan yang berlangsung dalam kondisi trek basah itu dirinya hanya bisa finis di urutan ke-11.

Pengalaman pebalap berusia 24 tahun itu di cuaca basah dengan motor MotoGP memang tak terlalu banyak. Ia tercatat hanya dua kali mengikuti perlombaan yang diguyur hujan.

Setelah start dari gird kelima, posisi Bastianini langsung merosot dan akhirnya finis di P11. Ia pun hanya bisa menambah 5 poin di klasemen pebalap

Meski begitu, pria berjuluk La Bestia itu masih terus memimpin klasemen. Koleksi poinnya hanya terpaut dua angka saja dari Brad Binder yang berada di bawahnya dan lima angka dari sang pemenang seri MotoGP Indonesia, Miguel Oliveira.

Namun bagaimanapun, Enea Bastianini menegaskan bahwa fakta tersebut tidak sepenting memperbaiki performanya di balapan basah.

“Ya, saya tidak terlalu senang dengan balapan itu karena saya lebih suka kondisi tetap kering. Tapi tidak apa-apa, saya memulai dengan sangat lambat dan setelah saya kehilangan banyak posisi,” ucap Bastianini, dikutip dari Motorsport.

“Sekali lagi, saya adalah pemimpin kejuaraan, tetapi ini tidak terlalu penting bagi saya. Saya ingin melakukan balapan yang lebih baik untuk balapan berikutnya jika hujan,” lanjutnya.

Pencapaian rider Gresini Racing Ini menandai musim ketiga secara berturut-turut di mana pebalap dari tim satelit memimpin klasemen pebalap setelah dua balapan pertama. Sebelumnya pada MotoGP 2021, Johann Zarco dari Pramac Racing yang mencatatkannya, lalu Fabio Quartararo melakukan hal serupa untuk Petronas Yamaha SRT pada MotoGP 2020.

Saat ini, para pebalap MotoGP tengah mempersiapkan diri untuk seri selanjutnya pada 4 April mendatang. Balapan ketiga akan digelar di Sirkuit Termas De Rio Hondo dengan tajuk MotoGP Argentina.