DBAsia News

Tekad Pewushu Muda Ikuti Jejak Edgar dan Juwita

DBasia.news –  Christina Maria Gweneth Samudi adalah satu di antara ratusan peserta yang turun pada kejuaraan wushu yang digagas Siwo PWI Pusat dengan tajuk Wufest Taolu Championship 2019.

Tampil di nomor Dao Shu C kategori wanita, atlet berusia 10 tahun itu tampil apik dalam memperagakan jurus dengan menggunakan golok. Ternyata apa yang dilakukan termotivasi oleh prestasi seniornya yaitu peraih emas SEA Games 2019 Edgar Xavier dan peraih emas SEA Games 2017 Juwita Niza Wasni.

“Saya mengidolakan Koh Edgar (Xavier Marvelo) dan Kak Juwita Niza. Saya ingin seperti mereka,” kata Christina.

Dengan termotivasi prestasi seniornya, Christina mampu menyisihkan 11 atlet lainnya pada nomor Dao Shu C. Berdasarkan penilaian Dewan Juri, ia diberi skor 8,37. Sedangkan medali perak dan perunggu, masing-masing diperoleh Shakila Malika Jusuf (Wushu Rajawali Sakti Jakarta) dengan nilai 8,34 dan Fairie Nameera Hendriadi (Harmony Wushu Indonesia, Bogor) dengan skor 8,21.

“Saya tidak suka fighting. Jadi yang saya tekuni hanya taolu. Makanya saya akan terus berlatih biar bisa berprestasi lebih tinggi,” kata dia.

Tidak hanya Christina, atlet muda yang bersinar di Wufest Taolu Championship 2019 adalah Billie Karina yang turun di nomor Chang Quan D atau jurus tangan kosong utara.

Atlet cilik asal perguruan Wushu Rajawali Sakti Jakarta ini berhasil mendapatkan nilai 8,31 sekaligus menempatkannya sebagai peraih medali emas. Sedangkan medali perak disabet Majidah Tangguh asal Harmony Wushu Indonesia yang bermarkas di Bogor dengan torehan 8,25 poin.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?