DBAsia News

Tanpa Pemain Bintang, Kunci Sukses Stapac Musim Ini

Stapac Jakarta


DBasia.news –  Tanpa bermodalkan pemain bintang, Stapac Jakarta bisa menjadi juara Indonesia Basketball League (IBL) 2018/19. Hal itu diungkapkan pelatih Stapac, Giedrius Zibenas.

Namun, hal itu justru menjadi kunci kesuksesan Stapac Jakarta. Di awal musim, Stapac Jakarta kehilangan Andakara Prastawa yang pindah ke Pelita Jaya. Selain Prastawa, Stapac Jakarta juga kehilangan Kristian Liem yang hijrah ke Satria Muda Pertamina Jakarta.

Praktis, Stapac Jakarta menjalani musim dengan bermodalkan pemain muda macam Abraham Damar Grahita, Widyanta Putra Teja, dan Kaleb Ramot Gemilang yang didatangkan dari CLS Knights Indonesia.

Musim ini, Stapac Jakarta juga memberi kepercayaan kepada Agassi Goantara. Pebasket yang menimba ilmu di Amerika Serikat tersebut langsung menyabet gelar Rookie of the Year.

“Tidak ada bintang di Stapac. Stapac bukanlah bintang. Itulah yang membuat kami ingin lebih sukses,” ujar Giedrius.

“Di tim lain ada pemain bintang. Aku bangga pada timku. Mereka mampu bekerja. Baik itu lokal maupun import,” sambungnya.

Stapac Jakarta memastikan gelar juara IBL 2018/2019 setelah menekuk Staria Muda. Di laga kedua final yang berlangsung di GOR C’Tra Arena, Bandung, Sabtu (23/3), Stapac menang 74-56.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?