Sirkuit Mandalika Dibuka Untuk Penonton Dengan Kapasitas Terbatas

DBasia.news – Wabah virus Covid-19 yang masih terus terjadi di Indonesia membuat Sirkuit Mandalika akan membatasi jumlah penontonnya. Diperkirakan pada ajang perdana WSBK dan MotoGP, Sirkuit Mandalika hanya akan menyediakan 15 persen kursi penonton.

Sebagai tuan rumah ajang WSBK dan MotoGP, sejatinya Sirkuit Mandalika mampu menampung sekitar 188.000 penonton. Namun karena regulasi pembatasan akibat Covid-19, Sirkuit Mandalika tidak dapat menyediakan kursi penonton secara penuh.

Diperkirakan pada ajang WSBK yang digelar pada November mendatang dan juga tes pramusim serta balapan MotoGP pada Februari dan Maret tahun depan, Sirkuit Mandalika hanya akan menyediakan kursi sebanyak 20.000-30.000.

“Tentu kami ingin menyelenggarakan event yang aman bagi semua orang, dan ini merupakan tujuan utama. Jika mengizinkan adanya penonton di Mandalika, kami akan melihat persentase dari total kapasitas,” tutur CEO Mandalika Grandprix Association (MGPA), Ricky Baheramsjah dikutip dari crashnet.

“Karena kami berada di area terbuka dan juga lingkungan luas, mendatangkan 20.000-30.000 penonton per hari, artinya menyediakan 15 persen dari kapasitas yang ada,” sambungnya.

Direktur Strategi dan Komunikasi MGPA, Happy Harinto menambahkan, rencana ini belum sepenuhnya akan dilaksanakan. Sebab pemerintah belum memutuskan boleh atau tidaknya kehadiran penonton saat berlangsungnya WSBK dan MotoGP di Sirkuit Mandalika.

“Sangat sulit untuk mengadakan balapan seperti ini di tengah pandemi. Namun, kami akan menunggu instruksi dari pemerintah apakah diperbolehkan adanya penonton atau tidak,” ungkapnya.

“Sangat jelas, kami dari MGPA telah siap. Lintasannya sudah selesai, dan fasilitas lainnya tinggal menunggu waktu,” tutupnya.