DBAsia News

Sheik Ahmad Al-Fahad Al-Sabah Kembali Jadi Presiden OCA

Sheik Ahmad Al-Fahad Al-Sabah


DBasia.news –  Sheik Ahmad Al-Fahad Al-Sabah dari Kuwait tidak tersaingi untuk terpilih kembali sebagai Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA).

Pria yang sudah lama menduduki posisi tertinggi di organisasi olahraga Asia yang dikenal sebagai sekutu dekat Ketua Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach, tanpa saingan terpilih lagi untuk masa jabatan kedelapan dalam sidang umum OCA di Bangkok, Thailand, demikian pernyataan OCA, Senin.

Menjadi anggota IOC sejak 1992, Sheikh Ahmad kemudian mundur dari peran di organisasi olahraga tertinggi dunia itu sejak November 2018 lalu, kurang dari dua minggu setelah Penuntut Umum di Jenewa, Swiss, menyampaikan tuduhan pemalsuan pada pengadilan kriminal terhadap Al-Sabah dan empat warga Kuwait lainnya.

Sheikh Ahmad sebelumnya menjabat sebagai Ketua Olympic Solidarity, program miliaran dolar AS yang mendanai proyek olahraga di seluruh dunia  dan juga sebagai Ketua Asosiasi Komite Olimpiade Nasional (ANOC), yang satu anggotanya adalah Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Sheikh Ahmad menegaskan dirinya tidak bersalah dan mengatakan bahwa pengadilan Swiss tersebut tidak ada hubungannya dengan “olahraga atau korupsi”.

Pihak OCA menyatakan, Komisi Etika mereka telah meninjau kasus yang ditimpakan pada Sheikh Ahmad dan Tsunekazu Takeda, dan berdasarkan informasi yang ada, tidak ada tindakan yang akan diambil kepada keduanya.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?