Serena Williams Akui Harus Hadapi Banyak Ketidaksetaraan Dan Perlakuan Rasis

DBasia.news – Petenis yang telah memenangkan 23 gelar Grand Slam, Serena Williams membicarakan tentang rasisme melalui Instagram Live bersama suaminya, Alexis Ohanian setelah Ohanian memutuskan untuk mundur dari jabatannya di Reddit.

Williams dengan tegas menentang rasisme, terutama setelah kasus pembunuhan George Floyd yang dilakukan polisi berkulit putih beberapa waktu lalu.

Selain Williams, petenis lain yang juga menentang aksi tersebut di antaranya Cori Gauff, Naomi Osaka, dan Frances Tiafoe.

“Banyak orang tidak tahu bahwa di sepanjang hidup saya, saya harus menghadapi begitu banyak tantangan yang berbeda,” aku Williams.

“Saya harus menghadapi banyak ketidaksetaraan dan rasisme. Dan sejujurnya, sayangnya hal itu seperti menjadi norma bagi orang-orang yang memiliki warna kulit sama dengan saya. Hal itu menjadi sesuatu yang saya pikir harus kami hadapi secara sistematis.”

“Sungguh menyedihkan bahwa seseorang dengan level seperti saya harus menerima dibayar dengan jumlah yang kurang. Ada begitu banyak hal yang berbeda karena warna kulit saya. Saya memasuki olahraga yang didominasi atlet berkulit putih dan jika diingat kembali, hal itu pastinya tidak mudah.”

Williams juga menyatakan bahwa keputusan suaminya untuk mundur dari jabatan tersebut merupakan keputusan sendiri dan tidak dipengaruhi olehnya.

“Itu semua keputusan Alexis, yang saya rasa benar-benar keren. Banyak orang mungkin berpikir saya memintamu untuk melakukan sesuatu atau memaksamu, apakah kau pernah mendengarnya? Ia tidak pernah mendengarkan saya,” ungkap Williams.

“Saya selalu merasa bangga dengan siapa diri saya, menjadi seseorang yang berkulit hitam. Saya tidak akan menjadi diri saya seperti saat ini, saya tidak akan sekuat seperti saya saat ini, saya tidak akan menjadi sebesar ini dalam karier saya, jika saya bukan berkulit hitam.”