Sebut MotoGP Akan Kehilangan Daya Tarik, Ini Tanggapan Giacomo Agostini

MotoGP - Australian Grand Prix - Phillip Island Grand Prix Circuit, Phillip Island, Australia - October 16, 2022 Team Suzuki Ecstar's Alex Rins celebrates winning the MotoGP race on the podium with second placed Repsol Honda Team's Marc Marquez and third placed Ducati Lenovo's Francesco Bagnaia REUTERS/Loren Elliott

DBasia.news – Para pembalap MotoGP 2022 akan berlanjut ke seri Malaysia setelah menjalankan balapan seri Australia. Menjelang seri yang akan digelar di Sirkuit Sepang itu, legenda MotoGP, Giacomo Agostini mengatakan salah satu penyebab kenapa MotoGP kehilangan daya tarik.

Sekadar menginformasikan, peminat MotoGP disebut-sebut kian menurun jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain pandemi Covid-19, sejumlah faktor lain juga mempengaruhi berkurangnya minat dari para penggemar.

Ikonik MotoGP yakni Valentino Rossi yang pensiun dinilai menjadi salah satu faktor terbesar berkurangnya minat para penonton hadir di sirkuit. Pembalap asal Italia itu memutuskan untuk pensiun di musim 2021 lalu.

Namun, Giacomo Agostini menyebut pensiunnya Valentino Rossi bukan menjadi penyebab MotoGP semakin sepi peminat. Menurutnya, sekarang tidak ada karakter yang dominan di ajang motoGP.

Sebut saja ketika Marc Marquez yang menjadi juara dunia MotoGP secara beruntun. Belum lagi dominasi Valentino Rossi, dan tentunya Giacomo Agostini sendiri. Dia pun merasa sekarang tidak ada karakter yang dominan.

“MotoGP membutuhkan karakter. Seseorang yang dapat terus menang dan menguasai, sehingga membuat penggemar bermimpi,” kata Giacomo Agostini dikutip GPOne, Selasa (18/10/2022).

Giacomo Agostini menilai bergantinya juara tiap tahun bakal menjadi bumerang. Dia merasa orang-orang bakal menganggap MotoGP menjadi mudah dimenangkan oleh tiap pembalap.

“Setiap tahun selalu ada juara yang baru. Pertama ada Joan Mir, kemudian Fabio Quartararo. Selanjutnya, siapa yang tahu. Orang akan berpikir jika siapa saja bisa menang di MotoGP. Jika menang menjadi mudah, maka akan kehilangan daya tarik,” ujarnya.

Persaingan MotoGP sendiri memasuki fase akhir. Pada akhir pekan ini, Francesco Bagnaia berpeluang mengunci gelarnya, jika mampu mengalahkan rivalnya, seperti Fabio Quartararo dan Aleix Espargaro.