DBasia.news – Pelatih ganda campuran Indonesia, Richard Mainaky, menilai ada sisi positif yang bisa dipetik saat pandemi virus corona. Richard menyebut, para atlet PBSI kini lebih mandiri dan dewasa.
Selama pandemi virus corona, seluruh penghuni pelatnas dilarang keluar asrama. Setiap atlet turut diwajibkan mencuci pakaian dan membereskan kamar secara mandiri.
PBSI menghentikan sementara fasilitas cleaning service terhadap atlet. Hal ini dilakukan demi mencegah adanya penularan virus corona akibat banyaknya orang yang hilir mudik di asrama.
“Di sisi lain, wabah virus corona ini ada positifnya untuk anak-anak. Mereka jadi kerja sama, tanggung jawab, kemandirian juga bertambah,” ujar Richard.
“Itu positif sekali. Siapa tahu dengan keadaan seperti ini mereka lebih dewasa, dan kami pelatih jadi lebih mudah membentuk mereka kemudian hari,” sambungnya.
PBSI meliburkan seluruh kegiatan hingga 2 Juni 2020. Namun, para atlet yang berada di pelatnas tetap berlatih ringan demi menjaga kebugaran.
-
Pelatnas Bulutangkis Diyakini Segera Beradaptasi dengan “New Normal”
-
Pelatih Ganda Campuran PBSI Pusing Akibat Penundaan Olimpiade 2020
-
Sosial Distancing di Kampung, Richard Mainaky Habiskan Waktu Main Layangan
-
Rencana Mundur dari Pelatnas PBSI, Arti Kunjungan Tontowi Ahmad ke Rumah Richard Mainaky
-
Praveen Jordan Angkat Bicara soal Surat Peringatan dari Richard Mainaky