F1

Rayakan GP ke-100, Ferrari Gunakan Livery Spesial

DBasia.news – Ferrari pada Rabu meluncurkan livery spesial yang akan membalut mobil balap mereka di Grand Prix Tuscan, Sirkuit Mugello akhir pekan ini yang akan menandai balapan Formula 1 ke-1000 bagi tim asal Italia itu.

Didirikan oleh Enzo Ferrari, tim berlogo kuda jingkrak itu telah bertarung di F1 sejak Grand Prix Monako pada 1950, dan sejak itu menjadi satu-satunya konstruktor yang selalu membalap di setiap musim di F1.

Untuk menandai capaian itu, Ferrari akan membalut mobil Sebastian Vettel dan Charles Leclerc dengan warna burgundy atau merah anggur, sebagai penghormatan terhadap livery pertama yang dipakai mobil Ferrari, 125 S dan 125 F1 yang pertama kali turun di Monako tahun itu, demikian laman resmi Ferrari.

“Grand Prix ke-1000 bagi Scuderia Ferrari adalah suatu capaian yang sangat penting, oleh karenanya itu harus ditandai dengan cara spesial,” kata vice chairman Piero Ferrari.

Selain livery spesial, mobil SF1000 Ferrari menampilkan nomor kedua pebalap yang didesain seolah-olah dicat dengan tangan di badan mobil itu, sedangkan baju balap Vettel dan Leclerc juga akan menggunakan warna yang sama.

“Ini adalah penghormatan kepada asal usul kami: titik awal kami untuk kisah Ferrari yang menakjubkan, yang dibentuk oleh semangat berkompetisi yang tak ada akhirnya.”

 Sebanyak 2.880 penonton juga akan diizinkan menonton di tribun utama Mugello di saat sirkuit yang dimiliki oleh Ferrari itu menggelar balapan F1 untuk pertama kalinya.

Vettel dan Leclerc mengaku sangat bersemangat menantikan balapan spesial itu.

“Suatu penghormatan yang luar biasa bisa mengendarai Ferrari di Grand Prix ke-1000 seperti ini, paling banyak dari semua tim Formula 1,” kata Vettel.

“Ini adalah trek yang sangat bagus dan super teknis dengan perubahan gradien dan tikungan yang sangat sulit. Trek ini seharusnya cocok dengan mobil kami, jadi semoga kami bisa memberikan sesuatu untuk menyenangkan para tifosi, baik yang di rumah atau di sirkuit,” kata Vettel.

Sementara Leclerc tak kalah antusiasnya untuk kembali ke trek setelah hasil mengecewakan di dua balapan sebelumnya di Spa dan Monza.