Rasa Penasaran Aspar Terhadap Kejuaraan Panjat Tebing Internasional

DBasia.news – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mengirimkan tiga atlet panjat tebing ke turnamen elite yang berlangsung di Anshun, Guizhaou, China, 21-23 September. Ini merupakan ajang pemanasan sebelum Olimpiade Tokyo 2020.

Ketiga atlet yang turun pada turnamen elite yakni Aries Susanti Rahayu, Puji Lestari, dan Aspar Jailolo. Meski bukan kualifikasi untuk Olimpiade Tokyo 2020, para atlet tak ingin tampil kendur pada turnamen tersebut.

Persiapan juga dilakukan ketiga atlet di Yogyakarta. Berbekal dana patungan, Aspar, Puji, dan Aries ingin terus mendulang poin di kejuaraan internasional agar langkah ke Tokyo semakin mulus.

“Mereka mendapatkan undangan langsung dari Federasi Panjat Tebing Dunia (IFSC). Turnamen itu adalah turnamen atlet-atlet elite dunia sehingga mereka juga mendapat pengakuan di internasional,” ujar Sekertaris Jendral FPTI, Sapto Hardiono, Selasa (18/9).

Aspar, Puji, dan Aries merupakan peraih medali pada Asian Games 2018. Aspar dan Puji meraih medali perunggu, sementara Aries mendulang emas pada nomor speed relay putri.

Misi khusus diemban Aspar pada turnamen elit di China ini. Atlet asal Sulawesi itu ingin membalas dendam Asian Games 2018.

“Saya ingin merebut gelar juara nomor speed setelah berkali-kali hanya mendapatkan medali perak dalam turnamen internasional. Untuk nomor lead, saya mencoba masuk semifinal. Ini juga menjadi kali kedua saya tampil pada nomor lead di turnamen elite,” ujar Aspar.