Petenis Legenda Wanita Yakin Novak Djokovic Masih Memenangkan Grand Slam Terbanyak

DBasia.news – Legenda petenis wanita, Barbara Schett, meyakini Novak Djokovic masih memenangkan Grand Slam terbanyak, meskipun saat ini mengalami kendala karena belum vaksin Covid-19. Petenis asal Serbia itu saat ini memang sulit untuk masuk ke Amerika Serikat.

Diketahui sebelumnya, Djokovic masih terdaftar untuk turnamen US Open 2022 yang akan dimulai pada Senin 29 Agustus di Flushing Meadows. Akan tetapi, kehadirannya masih diragukan.

Sebab, Djokovic belum divaksinasi. Meskipun, lembaga kesehatan Amerika Serikat (CDC), menyamakan aturan bagi pemain yang sudah vaksinasi dan tidak divaksinasi dalam perawatan internal, namun aturan di perbatasan negara belum berubah untuk saat ini.

Menanggapi hal itu, Schett menganalisis secara rinci prospek Djoker -julukan Novak Djokovic. Ia menduga jika Djokovic akan mengikuti US Open maka seharusnya sudah mulai berlatih. Namun, keputusan Djokovic masih tetap ditunggu.

“Saya pikir sekarang Novak Djokovic berlatih seperti jika ia pergi ke US Open. Jika ada perubahan di menit-menit terakhir, ia akan berada di sana, dan jika tidak, kariernya akan terus berlanjut,” ungkap, Schett, dilansir dari Tennis World USA, Minggu (21/8/2022).

Selain itu, Schett menilai Djokovic masih memiliki fisik yang bugar dan kuat hingga saat ini, yang membuat petenis cantik itu yakin Djoker akan bermain dengan waktu yang cukup lama ke depan. Bahkan, Djokovic diprediksi bakalan memenangkan Grand Slam terbanyak.

“Saya pikir Novak Djokovic masih akan bermain selama bertahun-tahun lagi, terlihat seperti itu. Tubuhnya baik-baik saja, ia tidak menderita terlalu banyak cedera, dan saya pikir ia akan memberikan segalanya untuk dicatat dalam buku sejarah dengan memenangkan gelar Grand Slam terbanyak,” cetus Schett.

“Jelas ia tidak jauh (dari rekor Grand Slam terbanyak). Ia hanya punya satu kesempatan lagi, dan kemudian ia menyamai Rafael Nadal. Jika Anda melihat Rafa Nadal dan Novak Djokovic sekarang, saya akan mengatakan Novak Djokovic masih bisa bermain untuk dua, tiga tahun, atau bahkan lebih lama lagi,” pungkas Scharlett.