DBAsia News

Perlu Diketahui, Indonesia Pernah Menggelar MotoGP

MotoGP


DBasia.news –  Pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mengklaim telah mengantongi kontrak untuk menggelar MotoGP mulai musim 2021-2023.

ITDC memang memiliki proyek sirkuit jalan raya yang terletak di Mandalika, Lombok. Jika benar-benar terealisasi, maka Indonesia akan cetak sejarah sebagai negara pertama yang menggelar MotoGP di sirkuit jalan raya.

Namun untuk diketahui, kedatangan rombongan MotoGP ke Tanah Air, bukan kali pertama buat Indonesia. Negara ini pernah menggelar Kejuaraan Dunia Balap Motor pada akhir 1990-an. BolaSkor.com coba merangkum fakta menarik dari MotoGP Indonesia.

1. Sirkuit Sentul Tuan Rumah Tahun 1996-1997

Pada tahun 1990-an, Indonesia memiliki sirkuit bertaraf internasional dan cukup disegani pada masanya. Adalah Sirkuit Sentul, Bogor. Tercatat Sentul menggelar lomba kelas 500 cc (nama sebelum MotoGP) pada tahun 1996-1997.

Pada musim 1996, GP Indonesia berstatus putaran kedua dan digelar setelah GP Malaysia di Sirkuit Shah Alam. Namun tahun 1997, penyelenggaraan GP Indonesia digeser menjadi putaran ke-14 dari total 15 putaran kala itu.

Sayangnya krisis ekonomi yang melanda Indonesia tahun 1998, turut mendepak negara ini dari kalender balap Kejuaraan Dunia Balap Motor dan sampai sekarang belum pernah kembali lagi.

2. Saksi Mata Begitu Dominannya Honda

Dua kali menggelar lomba kelas 500 cc, pemenang GP Indonesia selalu direngkuh pembalap pabrikan Honda. Saat itu, tim pabrikan asal Jepang ini memang begitu dominan di kelas tertinggi Kejuaraan Dunia Balap Motor.

Pada edisi 1996, Michael Doohan sukses finis pertama mengalahkan Alex Barros dan Loris Capirossi. Pada akhir musim pun Doohan berstatus juara dunia kelas 500 cc.

Satu tahun berikutnya, lomba GP Indonesia dimenangkan rekan setim Doohan, Tadayuki Okada. Namun kala itu, Doohan datang ke Indonesia setelah mengunci titel juara dunia. Sehingga ia sudah tidak terlalu ngotot meraih kemenangan.

3. Munculnya Bintang Baru: Valentino Rossi

Lomba kelas 125 cc GP Indonesia 1997. Siapa sangka 22 tahun kemudian, satu pembalap pada lomba tersebut, sukses menjadi bintang besar. Ya, ia adalah Valentino Rossi.

Ketika mengikuti GP Indonesia 1997, Rossi masih berusia 18 tahun. The Doctor-julukan Rossi sukses finis pertama pada GP Indonesia dan memastikan diri menjadi juara dunia kelas 125 cc pada musim 1997.

Sampai sekarang, di usia 40 tahun, Rossi masih berstatus pembalap aktif MotoGP dan telah merasakan sembilan gelar juara dunia. GP Indonesia 1997, merupakan awal dari karier panjang pembalap asal Italia ini.

4. Beberapa Kali Sempat Dikabarkan Kembali Gelar MotoGP, tapi Selalu Mentah

Beberapa tahun terakhir, usaha Indonesia agar bisa kembali masuk kalender MotoGP begitu masif. Sayang beberapa program yang sempat muncul, seperti pembangunan sirkuit di Palembang dan renovasi Sirkuit Sentul semua mentah.

Tidak bisa dimungkiri, langkah ITDC merupakan harapan baru untuk publik Indonesia. Yang pasti, Dorna sebagai penyelenggara memang punya hasrat besar untuk menggelar lomba di Indonesia. Karena mereka tahu betul, negara ini merupakan pasar potensial untuk MotoGP.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?