DBAsia News

Perjuangan Fantastis Aero Aswar di Amerika Serikat

Aero Aswar


DBasia.news –  Saat mengikuti Kejuaraan Internasional P1 AquaX roud- 1, 13-14 April 2019 di Amerika Serikat, pembalap jetski Indonesia, Aero Aswar, harus menahan rasa sakit. Hebatnya walau cedera, ia tetap melanjutkan perlombaan hingga akhir.

Aero mengalami cedera setelah lutut kanannya menghantam ombak pada Motto 1. Panitia meminta Aero dilarikan ke rumah sakit, namun ia menolak dan meminta sang Ayah, Saiful Aswar untuk memeriksa dan memberi pertolongan pertama kepadanya. Setelah dilakukan terapi khusus, Aero merasa lebih baik dan untuk melanjutkan ke Motto 2.

“Hasilnya cukup baik dan memuaskan, karena fighting spirit mereka berdua tidak ada yang down sama sekali. Walaupun pada Motto 1, lutut kanan Aero kena cedera serius dihantam ombak yang besar setinggi kurang lebih 4 meter. Begitu juga yang dilami oleh Aqsa. Dia mengalami cedera pada betis kanannya,” kata Saiful.

“Malamnya saya lakukan pengobatan darurat yangg sifatnya sementara. Itu karena mereka tidak mau dibawa ke rumah sakit. Berhubung kalau sudah di rumah sakit pasti tidak diperbolehkan untuk meneruskan lomba.

Karakter mereka ini tidak gampang menyerah dan tetap dengan semangat mereka itu yangg mengalahkan rasa sakitnya,” tutur pria yang akrab disapa Fully tersebut.

Pada Motto 2, Aero didampingi Aqsa Aswar melakukan strategi cerdik. Aqsa berada di belakang Aero sepanjang balapan. Saat Motto 2, menyisakan beberapa putaran lagi, Aqsa segera mengambil posisi top speed dengan menyusul pembalap lainnya yang ada di depannya, dan akhirnya masuk garis finish urutan kedua.

Sementara sang kakak, Aero berada persis dibelakangnya posisi ketiga. Strategi dan perjuangan kakak beradik tersebut saling bahu membahu untuk mendapatkan poin dan posisi terbaik.

Memasuki Motto 3, Aqsa dan Aero kembali tampil gigih dan mengeluarkan penampilan terbaik mereka. Hasilnya, kedua atlet jetski Indonesia ini berhasil menempati peringkat ketiga dan keempat (dengan point keduanya yangg sama 47-47). Adapun peringkat pertama diraih pejetski Amerika Serikat, Chris MacClugage dan Brian Baldwin di urutan kedua.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?