Perjuangan di Austria Open 2020 Terhenti, Pelatih Tetap Sanjung Duet Anyar ‘Huang Yaqiong’ Indonesia

DBasia.news –  Pelatih ganda campuran junior PBSI, Vita Marissa tetap memberikan sanjungan pada duet Indah Sari Jamil/Teges Satriaji Cahyo Hutomo meski terhenti di babak perempatfinal Austria Open 2020.

Teges Satriaji Cahyo Hutomo/Indah Cahya Sari Jamil bertanding dua kali pada Jumat (21/2) waktu setempat. Pertama, keduanya menang 21-16, 21-13 atas pasangan asal Prancis, Fabien Delrue/Vimala Heriau dengan skor 21-16, 21-13.

Pada laga melawan Tseng Min Hao/Hsieh Pei Shan, Teges Satriaji Cahyo Hutomo/Indah Cahya Sari Jamil sempat unggul pada gim pertama. Keduanya menang dengan skoe 22-20.

Sayangnya pada gim kedua, Teges Satriaji Cahyo Hutomo/Indah Cahya Sari Jamil seolah kehilangan tenaga. Alhasil, mereka pun kalah dengan skor 11-21 dan 20-22 pada akhir laga.

Meski demikian, pelatih yang mendampingi Teges Satriaji Cahyo Hutomo/Indah Cahya Sari Jamil, Vita Marissa, memuji keduanya. Vita menyebut Teges/Indah memiliki semangat juang cukup tinggi.

“Teges/Indah punya jiwa juang dan mau belajar. Ini menjadi pelajaran dan bekal buat mereka. Hasil ini adalah proses buat mereka agar lebih matang lagi, apalagi ini bukan turnamen junior, lawan-lawannya pun yang sudah malang melintang di level yang lebih tinggi,” tutur Vita Marissa.

“Teges/Indah baru berpasangan dua bulan dan sekarang sudah merasakan lawan yang lebih senior dan berpengalaman. Tantangan untuk mereka ke depannya, bagaimana mengatasi situasi seperti ini.”

“Pengalaman seperti ini yang membuat proses kematangan jadi lebih cepat, bukan cuma bertanding di level junior saja,” Vita Marissa melanjutkan.