DBAsia News

Performa Belum Konsisten, PBSI akan Lakukan Evaluasi Pemain

Para Atlet dan Pengurus Pusat PBSI


DBasia.news –  Evaluasi penampilan atlet pelatnas jelang kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 akan dilakukan pihak PBSI seperti yang dikatakan oleh Susy Susanti selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI. Sejauh ini, penampilan wakil Indonesia di beberapa turnamen masih belum konsisten.

Sektor tunggal putri mendapat sorotan paling tajam. Pebulu tangkis Indonesia seperti Fitriani, Gregoria Mariska Tunjung, dan Ruselli Hartawan masih kesulitan menembus babak pertama.

Kondisi serupa juga terjadi di tunggal putra. Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie bisa tampil baik di satu turnamen, tetapi kemudian jeblok di ajang selanjutnya.

“Evaluasi memang harus kami lakukan. Termasuk hasil di Kejuaraan Asia. Saat ini saya masih menunggu laporan terperincinya,” kata Susy.

Di sektor ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tengah menanjak performanya. Namun, pasangan nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon justru menurun.

The Minions sudah puasa gelar di empat turnamen beruntun. Terakhir, Kevin/Marcus takluk dari Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe pada final Badminton Asia Championship 2019 dengan skor 18-21 dan 3-21.

Susy menyebut secepat mungkin atlet pelatnas harus menemukan penyebab dari kekalahan mereka. “Yang pasti semuanya harus segera bangkit dan kembali menemukan kemampuan sesungguhnya. Olimpiade 2020 sudah dekat,” ujar Susy.*

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?