DBAsia News

Perbasi Gelar Liga Basket 3×3 Terbesar di Asia 2020

DBasia.news –  Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) berencana menggelar liga bola basket 3×3 profesional terbesar di wilayah Asia bertajuk 3×3 EXE Premier Indonesia yang akan digelar mulai Agustus hingga September 2020.

Basket 3×3 memiliki potensi untuk Indonesia. Bukan tanpa alasan, cabang olahraga tersebut sudah membuktikan prestasi dengan memenangi medali perak SEA Games 2019.

Alhasil, Perbasi ingin mendukung perkembangan basket 3×3 dengan cara mengadakan liga profesional, 3×3.EXE Premier Indonesia. Ajang tersebut akan digelar di lima negara.

Selain Indonesia, ada juga di Jepang, Selandia Baru, Taipei, dan Thailand. Di Indonesia sendiri, terdapat 11 tim yang mendapatkan slot sementara satu lagi dari kualifikasi daerah.

“Liga ini akan menjadi percepatan 3×3 untuk lebih baik dan berprestasi di Asia dan dunia. Di Indonesia 3×3 baru ada liga. Kan kalau tidak ada liga masak satu tahun main satu kali bertanding,” ujar Ketua Perbasi, Danny Kosasih.

Sementara itu, Ketua 3×3 PP Perbasi, Rama Dantau, menyebut liga tersebut sebagai bagian dari rencana jangka panjang tampil di Olimpiade 2020. 3×3.EXE Premier Indonesia dicanangkan miminal berjalan tiga tahun.

“Turnamen ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk bermain di Olimpiade 2024. Ke depan kita punya target tinggi, tidak kalah dengan 5 on 5 yang targetnya Piala Dunia 2023, kami Olimpiade 2024,” kata Rama Dantau.

“Dari penyelenggara, minimal 3×3.EXE Premier Indonesia berjalan tiga tahun. Dari 11 tim juga harus tiga tahun. Tidak bisa bergerak apabila hanya ada komitmen sepihak,” imbuh Rama Dantau.

3×3.EXE Premier Indonesia bakal berlangsung pada Agustus sampai September 2020 dengan didahului turnamen daerah dua bulan sebelumnya. Nantinya akan ada delapan seri di sejumlah kota berbeda.

Pemenang pada setiap seri 3×3.EXE Premier Indonesia akan menerima hadiah Rp 10 juta dan peringkat kedua Rp 5 juta. Sementara pemenang final four meraup Rp 100 juta serta separuhnya untuk peringkat kedua.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?