DBAsia News

Pebulu Tangkis Putri Main Rangkap Ternyata Sudah Diusulkan Sejak 2014

DBasia.news –  Eng Hian yang merupakan pelatih ganda putri Indonesia sudah lama mengusulkan kepada PBSI agar mengizinkan atlet bermain rangkap. Namun, hal tersebut baru terjadi di 2020 untuk Apriyani Rahayu.

Apriyani kini tak hanya berstatus pemain ganda putri bersama Greysia Polii. Namun, ia juga dipasangkan bersama Tontowi Ahmad sebagai ganda campuran.

Menurut Eng Hian, hal tersebut membawa dampak positif bagi Apriyani. Terbukti, duet Greysia/Apriyani berhasil menjuarai Indonesia Masters 2020.

“Dari pertama saya masuk PBSI pada 2014, saya sudah mengusulkan atlet-atlet putri untuk bermain rangkap,” beber Eng.

Berkaca dari kasus Apriyani, PBSI seharusnya mulai memertimbangkan atlet pelatnas bermain rangkap. Apriyani bisa berpasangan dengan Tontowi pada awalnya karena keterpaksaan.

“Jadi begini, kendala di sektor putri kenapa tidak bisa seperti di sektor putra adalah pertama soal kapasitas mereka. Kemampuan mereka itu standar, rata-rata,” kata Eng.

“Dengan kondisi itu, saya minta mereka bisa digali lebih dalam. Caranya adalah biarkan mereka main rangkap. Tapi di PBSI tak pernah terjadi. Pada saat masuk Pelatnas mereka langsung dikotak-kotakkan,” tambahnya.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?