DBAsia News

PASI Jaya Gelar Rapat Kerja

DBasia.news –  Rapat Kerja jelang 2020 digelar pihak PASI Jaya di Gedung KONI DKI Jakarta, Minggu (22/12). Padatnya agenda di tahun depan membuat pengurus harus bersiap memetakan prestasi atlet.

Pada 2020, PASI Jaya bakal dihadapkan dengan dua event besar yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Olimpiade. Khusus PON, PASI Jaya mengusung target memertahankan gelar juara umum.

Sementara di Olimpiade Tokyo 2020, PASI Jaya tengah mengatur strategi agar Emilia Nova bisa lolos ke ajang empat tahunan tersebut.

“Raker ini merupakan amanah bagian dari AD/ART di Pemprov PASI. Kaitannya dalam rangka mempersiapkan PASI menghadapi porgram 2020. Kita tahu 2020 ada PON di Papua yang merupakan puncak dari program pembinaan nasional, atletik ingin berkontribusi kembali karena PON 2016 di Jawa Barat atletik dapat 15 medali emas, 3 perak dan 2 perunggu. Mungkin sekarang agak bekerja keras dari hasil perkembangan prestasi atletik secara head to head, namun kita tetap ingin mencuri poin dari kesempatan PON nanti.,” ujar ketua umum PASI Jaya, Mustara.

“Kalau program secara teknis kan berusaha meloloskan atelt sebanyaknya, dan dari data sampai akhir 2019 itu atletik sudah bisa meloloskan 14 putra dan 14 putri ke Kualifikasi PON. Namun ini belum final karena ada beberapa nomor yang dinyatakan lulus karena faktor spesifikasi number of event. Misalnya ada beberapa nomor yang tidak melalui limit kualifikasi, karena peringkat, dan itu akan diambil kebijakannya oleh PB PASI. PB PASI pada hasil rapat beberapa minggu lalu di Jakarta akan mengambil data peringkat di beberapa nomor tertentu,” sambungnya.

Tantangan PASI Jaya jelang PON 2020 kian berat setelah Dedeh Erawati dan Budiarti, Keduanya merupakan atlet pendulang medali emas pada PON 2016.

“Target karena ada beberapa pensiun, suka tidak suka harus ada regenerasi karena empat tahun itu waktu yang pendek kalau kita melihat. Sekarang ada Dede Erawati yang tidak bisa ikut karena usia karena ada pembatasan usia di atletik sampai 35 tahun. Termasuk Budiarti yang lumbung medali emas juga. Namun kita sedang berusaha untuk atlet juniornya untuk meraih emas, termasuk atlet yang sudah ada sebelumnya seperti Emilia Nova,” ujar Mustara.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?