Pandemi Virus Corona, Pendapatan NBA Turun 10 Persen

DBasia.news – Liga Basket Profesional AS (NBA) dalam informasi terkininya menyebutkan mengalami penurunan pendapatan. ESPN mengabarkan pengaruh pandemi virus corona menurunkan pendapatan hingga 10 persen pada musim 2019-2020.

Pandemi virus corona memang membuat situasi di seluruh dunia semakin tidak terkendali. Termasuk di Amerika Serikat yang menjadi negara dengan penyebaran terbesar.

Hasilnya, NBA harus menunda kompetisi sejak Maret silam. Ketika akhirnya liga kembali berlangsung pun, pertandingan berjalan tanpa kehadiran penonton.

Penundaan serta tidak adanya penonton ternyata memengaruhi pemasukan NBA. Maklum, satu di antara profit mereka adalah dari tiket pertandingan.

Menurut laporan ESPN, sekitar 10 persen pendapatan NBA berkurang karenanya. Tidak tanggung-tanggung, sekitar 1,2 miliar dolar kerugian yang didapat NBA.

Jumlah tersebut didapat dari 800 juta dolar potensi penjualan tiket serta 400 juta dola penjualan merchandise. Ditambah lagi 200 juta dolar karena gagal memainkan kompetisi di China.

Dengan situasi yang masih tidak menentu, NBA menghadapi tantangan berat untuk menggelar musim 2020-2021. Apalagi roda ekonomi masih belum stabil.

Terdapat kemungkinan musim depan berlangsung tanpa penonton sama sekali. NBA dan klub di dalamnya diperkirakan bisa mengalami penurunan pendapatan sampai 40 persen.