DBASIA Network

One Championship Buka Pintu Hijrah Petarung UFC

Khabib Nurmagomedov

DBasia.news – Perusahaan penyelenggara kejuaraan tarung bebas (MMA) One Championship mengakui peluang untuk mendatangkan para petarung dari Kejuaraan UFC di Amerika Serikat, termasuk Khabib Nurmagomedov.

“Kami banyak menerima komunikasi dari para petarung di seluruh dunia, bukan hanya dari UFC saja. Itu terjadi setelah kami mengumumkan kehadiran Demetrious Johnson dan Eddie Alvarez,” Direktur dan Pendiri One Championships Chatri Sityodtong di sela-sela Konferensi Seni Bela Diri Global di Singapura, Kamis.

Namun, Chatri mengaku tidak dapat melanjutkan pembahasan tentang “hijrah” para petarung bela diri bebas dari Amerika Serikat itu ke Asia ketika mereka belum menyelesaikan ataupun melepaskan kontrak dengan perusahaan penyelenggara.

“Mereka ingin bergabung dengan kami karena mereka percaya dengan nilai-nilai pertarungan yang kami anut yaitu nilai-nilai perjuangan, integritas, penghormatan dan penghargaan, keberanian, dan disiplin,” ujarnya sembari merujuk kehadiran Demetrious Johnson dan Eddie Alvarez dari UFC ke One Championship karena nilai-nilai itu.

Demetrious Johnson


Pria asal Thailand itu mengatakan UFC sebagai organisasi besar penyelenggara kejuaraan tarung bebas di belahan bumi barat. “Mereka mempromosikan kebencian, kekerasan, kemarahan, kontroversi, dan olahraga berdarah. Kami mengunggulkan nilai-nilai kami serta cerita dibalik perjuangan para peraih gelar juara kami,” katanya.

Kehadiran Demetrious Johnson dalam One Championship, menurut Chatri, ketika petarung berjulukan “the mighty mouse” itu berada dalam puncak karir menyusul 11 gelar juara dunia yang diraihnya dari UFC.

Selain menghadirkan para petarung dari Amerika Serikat, One Championship akan mengembangkan konten olahraga tarung bebas itu dengan menyediakan tayang “reality show” tentang cerita para petarungnya di luar ring pertandingan.

“Kami sudah punya ‘travel show’ tentang para petarung kami. Kami juga akan menggelar seri grand prix pada kelas flyweight dan lightweight tanpa ada juara dunia,” ujar Chatri tentang kemungkinan perubahan format pertarungan pada dua kelas itu pada 2019.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?