DBASIA Network

Nick Young Coba Peruntungan Bermain di Liga China

DBasia.news – Pebasket senior Nick Young memutuskan untuk hijrah ke Liga China (CBA) untuk melanjutkan karier profesionalnya. Young akan bergabung dengan tim Zhejiang Lions.

Nama Nick Young sendiri memang sudah cukup lama tidak terdengar di NBA. Terakhir kali, ia membela Denver Nuggets di tahun 2018 kemudian vakum bermain dalam waktu yang cukup lama.

Ketika semua orang mengira Young sudah pensiun, sang pemain justru muncul dengan kabar mengejutkan. Ia sepakat gabung dengan Zhejiang Lions di CBA. Ia akan bergabung dengan Wilson Chandler yang dulunya juga pernah aktif berlaga di NBA.

Jika melihat secara usia, Young memang sudah tidak muda lagi. Pemain berjuluk ‘Swaggy P’ ini telah berusia 35 tahun yang tergolong cukup tua untuk seorang atlet basket. Ia masih beruntung bisa mendapat kontrak dari tim China.

Bermain di Negeri Tirai Bambu memang jadi alternatif banyak pemain Amerika Serikat setelah tidak laku. Banyak pemain yang sudah mencoba peruntungan di Liga China sebelumnya. Sebut saja ada nama-nama besar seperti OJ Mayo, Joseph Young, Marshon Brooks, hingga Jimmer Fredette. Apabila mereka dapat bersinar di Liga China, kemungkinan tim-tim Amerika Serikat bisa melirik mereka lagi.

Namun dalam kasus Young, hal ini cukup sulit untuk bisa terjadi. Jarang sekali tim-tim mau mengambil pemain yang sudah berusia senja. Apabila mereka mau pun, mereka pasti mengambil pemain dengan attitude yang bagus. 

35. Talen Horton-Tucker Bisa Lebih Bersinar Andai Bermain di Tim Kecil

Pebasket Los Angeles Lakers yaitu Talen Horton-Tucker dinilai bisa tampil lebih garang lagi andai bermain bagi tim kecil. Lakers sudah dipenuhi pemain bintang sehingga sulit bagi Horton-Tucker untuk bisa mendapatkan banyak menit bermain.

Dalam laga pramusim, Talen Horton-Tucker memang menunjukkan kemampuan bermain yang jauh lebih matang. Tidak heran, banyak pihak memprediksi bahwa Horton-Tucker bisa menjadi bintang masa depan bagi Los Angeles Lakers.

Hal itu memang tidak ada salahnya, tetapi salah satu analis basket di Amerika Serikat percaya jika potensi Horton-Tucker bisa lebih cepat keluar andai bermain bagi tim kecil.

Dalam skuat Lakers, sudah ada banyak pemain bintang yang dipercaya Frank Vogel. Sebut saja ada nama-nama besar seperti LeBron James, Anthony Davis, Dennis Schroder, hingga Kentavious Caldwell-Pope.

Sangat sulit untuk Horton-Tucker agar bisa mendapat menit bermain yang banyak. Dalam tiga pertandingan di awal musim saja, ia hanya bisa mendapat rata-rata 13 menit bermain dari pelatih Frank Vogel.

Waktu bermain tersebut tergolong singkat untuk bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Andai ia dipercaya mendapat menit bermain yang banyak seperti di laga pramusim, Horton-Tucker berpotensi mencetak rata-rata lebih dari 20 poin per pertandingan.

Apalagi, tim-tim kecil seperti Oklahoma City Thunder dan Charlotte Hornets masih belum punya satu sosok pemain yang bisa diandalkan dalam mencetak banyak poin. 

Topik:
Nick Young

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?