F1

Michael Masi Resmi Kehilangan Jabatannya Sebagai Race Director

DBasia.news – Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, akhirnya mengumumkan pencopotan jabatan Michael Masi sebagai Race Director Formula 1, dalam pidatonya pada Kamis (17/02).

Dalam pidatonya pada hari Kamis (17/02), Presiden baru Federasi Otomotif Internasional (FIA), Mohammeh Ben Sulayem, mengumumkan bahwa Michael Masi tak akan lagi menjabat sebagai Race Director (Direktur Balap) Formula 1.

Peran penting tersebut rencananya akan diisi oleh eks Direktur Balap DTM, Neils Wittich dan Race Director WEC, Eduardo Freitas. Mereka akan menjalankan tugasnya secara bergantian dengan bantuan Herbie Blash selaku penasihat senior.

Pencopotan Michael Masi sebenarnya sudah bisa diprediksi usai kontroversi di GP Abu Dhabi, balapan terakhir F1 2021. Ketika itu keputusannya membuat Lewis Hamilton gagal merebut gelar juara Formula 1 kedelapannya.

Dalam video singkat yang dirilis oleh FIA, Ben Sulayem juga mengusulkan reformasi tentang arahan balapan, yang didukung oleh CEO Formula 1 serta para prinsipal tim. 

Ia pun memastikan bahwa FIA bakal tetap mempekerjakan Masi. Meski belum disebutkan secara pasti, rencananya pria asal Australia itu nantinya ditawari peran internal dalam struktrur FIA.

“Selama pertemuan Komisi F1 di London, saya mempresentasikan sebagian dari rencana saya untuk membawa sistem pengadil satu langkah lebih jauh. Saya ingin reformasi menyeluruh dan analisis arah balapan, dan saya dapat dukungan penuh dari CEO Formula 1 dan para prinsipal tim,” kata Ben Sulayem dalam pidatonya.

“Pertama-tama, untuk membantu Race Director dalam mengambil keputusan, Ruang Kontrol Virtual Race akan dibuat, seperti VAR dalam sepak bola, dan menjadi back-up bagi semua ofisial FIA dan terhubung secara real time dengan race direction, membantu menerapkan peraturan dengan semua teknologi terbaik dan paling modern yang tersedia.”

“Kedua, komunikasi radio yang disiarkan langsung di TV selama balapan akan dihapus untuk melindungi Race Director dari segala kemungkinan tekanan, sehingga dapat mencapai keputusannya sendiri dengan cara lebih tenang. Tetap dimungkinkan mengajukan pertanyaan kepada Race Director, sesuai dengan proses yang terdefinisi dnegan baik dan tidak mengganggu.”

“Ketiga, prosedur unlapping di balik Safety Car akan dinilai ulang oleh Komite Penasihat Olahraga F1 dan dipresentasikan ke Komisi F1 berikutnya sebelum dimulainya musim baru. Dan terakhir, saya ingin memberi tahu Anda bahwa tim manajemen balapan baru akan ditempatkan mulai sesi tes di Barcelona.”

“Niels Wittich dan Eduadro Freitas akan bertindak sebagai opsi Race Director, dibantu oleh Herbie Blash sebagai penasihat senior tetap. Michael Masi, yang menyelesaikan pekerjaan sangat menantang selama tiga tahun terakhir sebagai Race Director Formula 1 setelah Charlie Whiting, akan ditawari posisi baru di FIA.”

Dengan rencana tersebut, FIA membuka jalan bagi langkah baru ke dalam urusan pengadil ajang Formula 1. Tanpa pengatur, kejuaraan tak akan bisa berjalan baik. Karena itulah perubahan struktural menjadi sangat penting bagi para pebalap, tim, pabrikan, penyelenggara dan tentu saja penggemar.