Mental Masih Jadi Masalah Pebulu Tangkis Indonesia

Susy Susanti


DBasia.news –  Wakil Indonesia nihil gelar di Malaysia Open 2019. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti pun melakukan evaluasi. Peraih medali emas Olimpiade itu menilai pebulu tangkis tanah air masih bermasalah dengan mental.

Prestasi terbaik wakil Indonesia pada Malaysia Open 2019 hanya sampai di babak empat besar. Pada semifinal, Indonesia hanya meloloskan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Jonatan Christie.

Indonesia sudah puasa gelar Malaysia Open sejak 2017. Terakhir kali ada pebulu tangkis tanah air yang menjadi juara di Negeri Jiran terjadi dua tahun lalu lewat Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

“Di satu sisi (penampilan) para pemain dan pasangan ganda kita sudah hampir sama dan merata. Tapi saat bertemu lawan dari negara lain, mereka masih belum mampu,” ujar Susy Susanti.

“Saya rasa kurangnya di faktor mental . Secara teknis, saya kira mereka semua mampu. Seperti Fajar/Rian bisa mengalahkan Kevin/Marcus (di perempat final Malaysia Open 2019). Tapi saat lawan pemain luar sulit,” sambungnya.

Fajar/Rian takluk di semifinal Malaysia Open 2019 setelah kalah dari ganda putra Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, 13-21 dan 20-22. Sementara Jonatan disingkirkan Chen Long dengan skor 21-12, 10-21, dan 15-21.