Maverick Vinales Blak-blakan Mengenai Masa Depannya di Yamaha

DBasia.news –  Saat Maverick Vinales memutuskan hengkang dari Suzuki ke Yamaha pada MotoGP 2017, semua menganggapnya bakal jadi penantang Marc Marquez untuk jadi juara dunia.

Namun tiga musim sudah berlalu, prestasi Vinales bersama Yamaha seperti jalan di tempat. Performa motor YZR-M1 yang mengalami penurunan jadi salah satu penyebab kesulitan pembalap asal Spanyol tersebut.

Di MotoGP 2019 pun muncul nama Fabio Quartararo, pembalap rookie yang memperkuat tim satelit Petronas Yamaha. Kini diyakini, Quartararo akan mengisi tempat Vinales ketika kontraknya berakhir penghujung musim 2020.

Vinales sendiri telah mengakui, ia mulai ragu apakah Yamaha bakal jadi tim masa depannya di MotoGP.

“Saya tidak tahu, apakah hal terbaik sekarang adalah bertahan di Yamaha (musim 2021 dan seterusnya),” jawab Vinales jujur.

Lantas jika masa depannya tidak ada di Yamaha, maka tim mana yang akan jadi pelabuhan karier selanjutnya seorang Vinales.

Isu kembali ke tim yang membesarkan namanya di MotoGP, Suzuki pun muncul ke permukaan. “Jika kami tampil baik, tawaran tidak hanya akan datang dari Suzuki,” juara dunia Moto3 2013 itu menegaskan. Eks manajer banyak pembalap top yang kini menjabat sebagai pengamat MotoGP, Carlo Pernat pernah mengatakan Vinales bisa hengkang ke Ducati musim 2021