F1

Masalah Rem Bikin McLaren Kurang Maksimal Di Tes Pramusim Bahrain

DBasia.news – Bos McLaren, Andreas Seidl, mengungkapkan bahwa masalah pada rem mobil MCL36 membuat timnya tak bisa memaksimalkan tes pramusim di Sirkuit Bahrain.

Suhu panas di Sirkuit Internasional Bahrain diketahui telah membuat McLaren tak cukup untuk melakukan pendinginan pada rem depan mobil. Akibatnya, Lando Norris terhalang saat melakukan long run (simulasi balap).

Suku cadang baru pun langsung diterbangkan pada Sabtu (12/3) ke Bahrain. Namun, itu hanya untuk perbaikan sementara waktu. Tim asal Inggris itu kini sedang bekerja keras guna mencari solusi demi balapan pertama musim ini di trek yang sama.

Rem bukan satu-satunya masalah yang dialami McLaren. Daniel Ricciardo terpaksa melewatkan tes pramusim di Bahrain lantaran terpapar Covid-19. Norris pun menguji mobil MCL36 sendirian.

Kehilangan salah satu pebalap jelas berpengaruh pada program pengetesan mobil. Mereka juga menjadi tim dengan jarak tempuh paling sedikit dibandingkan para rivalnya. Selain itu banyak pekerjaan yang tidak bisa dituntaskan.

“Tes ini jelas tidak berjalan sesuai rencana. Kami punya masalah tak terduga di as roda depan dengan rem, yang membatasi laju kami. Terutama ketika harus long run,” kata Seidl dikutip dari Motorsport.com.

“Itu membuat kami sedikit tertinggal. Namun, saya pikir masih banyak hal positif yang bisa kami lakukan. Kami masih bisa bekerja pada mobil untuk mengekstrak lebih banyak performa dari MCL36. Kami masih bisa membawa peningkatan lebih lanjut ke mobil. Jadi itu positif,” jelasnya.

“Tapi yang pasti kita punya masalah ini. Dan kami hanya melawan waktu untuk membawa peningkatan ke mobil untuk menyelesaikan masalah, yang dapat kami lakukan sampai tingkat tertentu, tetapi tidak sepenuhnya,” ia melanjutkan.

“Dan sekarang hanya berharap bahwa dengan peningkatan yang kami dapatkan untuk minggu depan itu masalahnya akhirnya terpecahkan, dan kami dapat mencoba untuk kembali,” tutup Seidl.