Masalah Pelik Spurs Jelang NBA 2018-2019

Spurs

DBasia.news – San Antonio Spurs tengah dipusingkan jelang NBA 2018-2019. Setelah merombak komposisi, Spurs dihadapkan badai cedera pemain.

San Antonio Spurs memutuskan menukar Kawhi Leonard dan Danny Green pada trade menjelang NBA 2018-2019. Keduanya ditukar dengan DeMar DeRozan dan Jakob Poeltl.

Sementara itu, Tony Parker yang lama membela San Antonio Spurs memilih bergabung dengan Charlotte Hornets. Lalu, Manu Ginobili memutuskan untuk pensiun.

Diharapkan mampu menjadi awalan baru, San Antonio Spurs justru mengalami nasib buruk menjelang NBA 2018-2019. Bagaimana tidak, Spurs dihantui badai cedera.

LOS ANGELES, CA – APRIL 16: (L-R) Manu Ginobili #20, Tim Duncan #21, Tony Parker #9, and Boris Diaw #33 of the San Antonio Spurs look on against the Los Angeles Lakers at Staples Center on April 17, 2012 in Los Angeles, California. NOTE TO USER: User expressly acknowledges and agrees that, by downloading and/or using this Photograph, user is consenting to the terms and conditions of the Getty Images License Agreement. Mandatory Copyright Notice: Copyright 2012 NBAE (Photo by Noah Graham/NBAE via Getty Images)

Pertama, Lonnie Walker IV menderita cedera meniskus yang cukup parah. Namun, cedera Walker sejatinya tidak memengaruhi San Antonio Spurs terlalu parah.

Akan tetapi, setelah itu, point guard andalan mereka, Dejounte Murray, mengalami cedera ACL. Tentunya kabar tersebut merupakan pukulan telak untuk San Antonio Spurs.

Kondisi semakin parah setelah pelapis Murray, Derrick White, juga menderita cedera. Beruntung bagi San Antonio Spurs, White hanya perlu absen dua hingga empat pekan.

Sayangnya, kini Rudy Gay yang juga bisa bermain di posisi point guard turut menderita cedera. Akibatnya, kini San Antonio Spurs hanya memiliki Patty Mills di posisi tersebut.

Rentetan cedera itu tentunya menjadi masalah tersendiri bagi pelatih San Antonio Spurs, Greff Popovich. Pelatih legendaris tersebut perlu menemukan solusi sebelum NBA 2018-2019 dimulai.