DBAsia News

Marc Marquez Ingin Tinggalkan Ciri Khas di MotoGP

DBasia.news –  Juara dunia delapan kali dan enam di antaranya merupakan titel MotoGP sudah dirasakan Marc Marquez. Dia mengunci gelar juara dunia pembalap pada lomba putaran ke-15 di Sirkuit Buriram, Thailand, dua pekan lalu.

Lewat torehan delapan gelar, Marquez hanya butuh satu gelar lagi untuk menyamai torehan titel juara dunia milik rivalnya, Valentino Rossi.

Pembalap berusia 26 tahun ini bahkan digadang bisa melampaui rekor Giacomo Agostini sebagai pembalap dengan gelar juara dunia terbanyak sepanjang sejarah Kejuaraan Dunia Balap Motor.

Namun dalam wawancara terkini, Marquez mengatakan dirinya tidak ingin dikenang lantaran jumlah kemenangan atau gelar juara yang ia raih.

“Pada karier Anda, Anda bisa meraih lebih banyak atau sedikit kemenangan dan lebih baik atau buruk. Namun contohnya, banyak orang mengenal (Randy) Mamola ketimbang pembalap lain, alasannya?,” ucap Marquez.

“Karena pada akhirnya, itu karena faktor apa yang Anda perlihatkan di trek. Coba untuk selalu melakukan sesuatu yang berbeda,” lanjut pembalap Repsol Honda itu.

Marquez sendiri sudah berhasil meninggalkan ‘jejak’ di MotoGP lewat ciri khasnya. Seperti caranya merebahkan motor dengan menempelkan bahu ke aspal sirkuit. Marquez juga dikenal sebagai pembalap yang menyukai duel satu lawan satu. Tipe pertarungan seperti ini memang disukai penonton

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?