Marc dan Alex Marquez Sepakat soal RC213V 2022

DBasia.news – Alex Marquez mengungkapkan masukannya terhadap untuk Honda untuk peningkatan RC213V sama seperti sang kakak, Marc Marquez.

Alex Marquez menjadi pembalap terburuk Honda musim ini. Menempati posisi ke-17 dalam klasemen sementara dan baru mengoleksi 16 poin.

Spaniard kesulitan mengendarai RC213V 2022, membuatnya tak mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam enam balapan pertama.

“Saya menjalani awal musim yang sulit. Kami berharap menjadi lebih baik,” tutur juara dunia Moto2 2019 itu seperti dilansir Speedweek.

“Kami masih punya masalah besar di bagian depan. Tidak seburuk tahun lalu, tapi kami masih belum memahami situasinya.

“Sebagai pengendara, jika Anda tidak merasakan ban depan, Anda tidak bisa melaju kencang. Jika kami dapat memecahkan masalah ini, maka Honda memiliki potensi besar, karena sangat kuat dalam hal grip ban belakang dan banyak area lainnya.”

Alex Marquez harus memperbaiki performanya di sisa balapan tahun ini demi mengamankan posisinya di MotoGP untuk musim depan.

Namun, pembalap berusia 26 tahun itu membutuhkan pengembangan dari Honda agar dapat mencetak hasil bagus. Sama seperti Marc, ia juga mengeluhkan front-end.

“Ketika kami berada di trek, semua orang berkonsentrasi pada pekerjaan mereka, tetapi kemudian di rumah kami mendiskusikan banyak hal dan bertukar pikiran satu sama lain,” ujarnya ketika ditanya apa yang dilakukannya ketika bersama kakaknya.

“Sejak saya membalap di kelas MotoGP, semua orang telah menguji banyak bagian secara individual.

“Alberto Puig sering datang kepada saya dan mengatakan bahwa Marc memberikan umpan balik yang sama persis dengan bagian baru seperti yang saya lakukan.

“Meski kami punya perbedaan gaya berkendara, komentar kami seringkali sangat mirip. Pada titik ini kami mencoba saling membantu untuk merasa lebih nyaman di atas motor.”

Fakta bahwa sang kakak tak berperforma seperti tahun-tahun sebelumnya juga menghambat Honda mengembalikan RC213V ke kinerja terbaik.

“Marc tidak memulai musim dengan mudah, terutama cedera di Mandalika membuat segalanya menjadi sulit baginya,” ucap Marquez.

“Tapi dia pulih dengan baik dan menemukan feeling untuk ban depan lagi. Dia bisa kembali ke kondisi terbaiknya dan menyerang seperti dulu lagi.

“Ini juga merupakan keuntungan bagi kami karena dia sudah menguji beberapa bagian baru. Saya harap kami bisa mengikuti jalannya dan mendapatkan kembali kepercayaan diri di bagian depan. Karena itulah lokasi konstruksi terbesar kami saat ini.”