DBAsia News

Komentar Pelatih Stapac Terkait Protes Pelita Jaya

Giedrius Zibenas


DBasia.news –  Protes Pelita Jaya terhadap tinggi badan pebasket Stapac Jakarta, Kendal Yancy dikomentari pelatih tim sang pemain, Giedrius Zibenas. Pelita Jaya merasa Stapac Jakarta melanggar regulasi karena memakai pemain asing dengan tinggi badan di atas 188 cm.

Surat protes resmi sempat dilayangkan Pelita Jaya kepada IBL agar melakukan pengukuran tinggi badan ulang terhadap Yancy. Namun, dari tiga surat yang dikirim. permohonan tersebut tak dikabulkan.

Giedrius menilai aksi protes yang dilakukan Pelita Jaya merupakan taktik kotor. Klub asuhan Fictor Roring itu dinilai sengaja memecah konsentrasi para pemainnya jelang semifinal IBL 2018/2019.

“Saya pikir itu adalah gaya main kotor yang dilakukan Pelita (Jaya). Kalau kami tak ingin main kotor seperti itu, kami hanya ingin bermain basket saja!” ujar Giedrius.

Pelita Jaya pada akhirnya gagal melaju ke semifinal setelah takluk dari Pacific Caesar Surabaya. Melihat nasib yang didapat Pelita Jaya, Giedrius mengucapkan selamat berlibur kepada pelatih dan seluruh pemain.

“Jika ada seorang atau tim yang ingin bermain kotor di sana (Pelita Jaya), ya semoga liburan mereka menyenangkan!” tutur pelatih asal Lithuania tersebut.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?