DBAsia News

Komentar Doni Tata Usai Lomba TGA di Yogyakarta

DBasia.news –  Finis ketiga (race 1) dan pertama (race 2) pada kelas FFA 250 cc putaran ketiga Trial Game Asphalt di Sirkuit Pelataran Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Sabtu (21/09) diraih oleh Doni Tata Pradita.

Dengan hasil ini, Doni Tata semakin mendekati persaingan di papan atas klasemen FFA 250 cc. Pasalnya ia sudah mengemas 45 poin atau hanya berselisih dua poin dari pimpinan klasemen, Tommy Salim.

Meskipun begitu, Doni Tata mengungkapkan masih punya pekerjaan rumah berat jika ingin mempertahankan titel juara FFA 250 cc. Pertama, mengenai setelan motor. Kedua, soal hasratnya menurunkan berat badan.

“Untuk jadi juara umum, saya bakal fokus pada motor. Karena memang masih belum dapat setelan motor terbaik,” Doni Tata menuturkan.

“Saya juga bertekad menurunkan berat badan. Target sekitar 5 kg. Karena bisa dibilang saya pembalap paling berat di kelas FFA 250,” lanjut pembalap One Six Eight HTJRT Eldiablo Primaland Truss itu.

Sementara itu untuk kelas FFA 450, untuk putaran di Yogyakarta, home race-nya, eks pembalap Moto2 ini finis kedua (race 1) dan ketiga (race 2).   

Menurutnya hasil ini sudah sangat lumayan. Karena persiapannya begitu minim. Bayangnya motor Husqvarna geberannya saja baru menjalani persiapan lomba pada hari Selasa.

“Race 2, sebenarnya punya peluang finis lebih baik. Tapi saat berusaha finis kedua, rem blong karena over heat. Hasil yang lumayan karena persiapann minim,”  Doni Tata melanjutkan.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?