Ketua Umum KOI Baru Punya Tugas Loloskan Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

DBasia.news –  Bursa Ketua Umum baru Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2019-2023 sangat panas. Siapapun yang terpilih nanti, memiliki tugas memastikan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

Pendaftaran calon ketua umum KOI dibuka hingga 6 Oktober 2019. Sementara kongres pemilihan dihelat 9 Oktober 2019.

Ketua umum KOI periode 2015-2019, Erick Thohir, masuk ke dalam tim penjaring yang berisi para pegiat olahraga di Indonesia. engan Helen Delima sebagai sekretaris, dan lima anggota, Basiruddin (Wakil Sekjen PB Forki), Arsyad Achmadin (PP PCI), Fully Aswar (IJBA), dan Kelik Wirawan Widodo (Ketua Umum PB Perpani), serta Wijaya Mithuna (berkuda).

“Saya dan tim penjaring akan bekerja secara fair sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap para bakal calon yang mendaftarkan diri adalah figur-figur yang peduli olahraga dan yang mengerti atas tigas masing-masing dengan terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Erick.

“Saya berharap mereka yang terpilih dapat memperkuat dan membesarkan olahraga di Indonesia. Mereka yang terpilih memiliki tugas yang cukup berat, salah satunya adalah memastikan Indonesia terpilih sebagai Tuan Rumah Olimpiade 2032, selain juga mempertahankan tradisi emas di Olimpiade Tokyo yang akan datang. Banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan demi kejayaan Olahraga Indonesia. In sya Allah mereka yang terpilih dapat mensukseskan apa yang sudah saya buatkan fondasinya,” sambungnya.

Untuk menjadi bakal calon, maka ada beberapa syarat secara administrasi yang harus dipenuhi oleh semua bakal calon yang ingin mendaftarkan diri, misalnya mendapat dukungan tertulis dari 30 cabang olahraga anggota KOI untuk bakal calon Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum, 15 cabang olahraga untuk bakal calon anggota Komite Eksekutif, 10 cabang olahraga untuk bakal calon Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia dan Dewan Etik KOI.

Sejauh ini, baru Raja Sapata Oktohari yang memastikan diri maju sebagai calon ketua umum KOI. Mantan ketua INAPGOC itu juga mendapat dukungan dari Erick dan Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto.