DBAsia News

Ketika Brad Binder Mengancam Posisi Hafizh Syahrin

Hafizh Syahrin


DBasia.news –  Total Hafizh Syahrin mengemas 46 poin dan bercokol di posisi 16 klasemen ketika pembalap asal Malaysia itu menjalani musim debut di MotoGP 2018..

Hasil finis terbaiknya adalah ketike tembus posisi sembilan di MotoGP Argentina. Namun musim 2019, Syahrin bakal merasakan tantangan lebih berat.

Karena timnya, Tech 3 beralih dari tim satelit Yamaha ke KTM. Seperti diketahui, motor KTM memang belum berstatus motor tim papan atas di MotoGP.

Sinyal Syahrin bakal kesulitan di MotoGP 2019 sudah terlihat pada seis tes pra-musim di Sirkuit Sepang, Malaysia, beberapa waktu lalu.

Tampil di sirkuit yang sudah ia kenal betul, Syahrin tidak pernah mendekati posisi 10 besar. Tentu saja jika gagal memperlihatkan rekam jejak menjanjikan di MotoGP 2019, ia terancam didepak KTM Tech 3 musim 2020.

Terlebih diyakini, KTM ingin mengorbitkan pembalap mereka Brad Binder di MotoGP 2020. Kans Binder naik kelas memang harus mendepak Syahrin. Karena semua pembalap KTM di MotoGP baru habis kontrak penghujung 2020, terkecuali Syahrin.

Binder sendiri telah mengungkapkan hasratnya turun di kelas MotoGP musim depan. “Anda tidak pernah tahu. Jika Anda menang (di Moto2 2019), tentu Anda punya kesempatan untuk naik kelas (ke MotoGP),” kata juara dunia Moto3 2016 itu.

“Jika semua berjalan sesuai rencana, mungkin saya suda ada di kelas MotoGP tahun depan,” lanjut Binder yang di Moto2 2018 berada di posisi tiga klasemen.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?