DBAsia News

Ketika Basket Sukses Menyelamatkan Karier Taylor Statham

DBasia.news –  Taylor Statham didatangkan tim Pacific Caesar Surbaya pada Indonesia Basketball League (IBL) 2020. Sosok Taylor sebetulnya sudah tidak asing bagi penggila basket Tanah Air.

Taylor pernah membela CLS Knights Indonesia pada sebuah turnamen. Pebasket asal Amerika Serikat ini juga pernah bermain di Jawa Pos Pro Tournament.

Bagi Taylor, bermain basket bukan hanya sekedar pekerjaan. Taylor menyebut basket pernah menyelamatkan hidupnya.

Saat berusia 18 tahun, Taylor pernah divonis mengidap kanker. Penyakit tersebut baru diketahui ketika Taylor menjalani perawatan cedera di bagian pangkal paha.

“Mereka mengatakan jika saya datang beberapa bulan lagi atau jika saya tidak tahu, kanker itu akan menyebar ke seluruh tubuh saya,” kata Taylor.

“Itu lucu, pelatih saya saat sekolah menengah selalu meminta saya melakukna charge alih-alih mengadang tembakan, tetapi  saya tak pernah melakukannya. Saya akhirnya melakukan charge untuk bersiap menuju college dan itu menyelamatkanku,” sambungnya.

Statham menghabiskan berjam-jam perhari untuk menambah kemampuan bola basketnya sebelum pengobatan kankernya. Dia juga membutuhkan waktu berjam-jam agar kembali pulih setelah proses perawatan selesai.

Faktanya, dia malah kembali bekerja sebelum sesi kemoterapi terakhirnya, meskipun dokternya mendesaknya untuk menunggu beberapa minggu sebelum bermain basket. Dalam keterbatasan, selama liga berjalan, Statham mencetak 25 poin, meraih 13 rebound, dan memberikan 11 assist.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?