DBASIA Network

Kata Gregoria Mariska Usai Masuk ke Perempat Final China Open 2018

DBasia.news – Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, bias bernafas lega. Ia berhasil melaju ke perempat final China Open 2018, setelah mengalahkan wakil Amerika Serikat, Zhang Beiwen, pada babak kedua, dengan skor 23-21 dan 22-20, Kamis (20/9).

Gregoria sebetulnya menantikan tunggal putri Thailand, Ratchanok Intanon, pada babak kedua China Open 2018. Namun, Ratchanok secara mengejutkan takluk dari Zhang.

Ratchanok selalu menjadi ganjalan Gregoria untuk melaju jauh pada setiap turnamen BWF. Dengan tidak adanya Ratchanok, Gregoria bisa melaju mulus ke perempat final China Open 2018.

“Saya pikir saya punya kesempatan. Bukan berarti Zhang lebih mudah dikalahkan, tapi saya belum pernah bertemu dia, jadi saya pikir kami sama-sama harus saling membaca permaina masing-masing. Tadi pun kami masih sama-sama kaget,” ujar Gregoria.

Gregoria mengaku belum bisa tampil maksimal saat menghadapi Zhang. Masih banyak hal yang harus diperbaiki Gregoria jika ingin melaju lebih jauh pada China Open 2018.

“Saya mainnya masih kurang sabar, belum dapat posisi enak untuk menyerang, saya paksakan menyerang. Seharusnya diajak reli dulu, dan bisa sesuaikan dengan kondisi bola dan angin di lapangan. Waktu kehilangan banyak poin di awal game kedua, lawan mengubah pola main. Saya masih kurang kontrol feeling-nya,” ungkap Gregoria.

Pada perempat final China Open 2018, Gregoria Mariska Tunjung bakal berhadapan dengan tunggal putri Jepang, Nozomi Okuhara. Ini menjadi pertemuan kedua bagi Gregoria dengan keunggulan 1-0 untuk Nozomi.

“Jalan saya masih jauh ke atas, penampilan saya belum bisa stabil. Saya belum bisa mengalahkan pemain yang rangkingnya di atas saya, bahkan sama yang di bawah saya juga masih sering kalah. Rasa percaya diri di lapangan masih hilang muncul, karena saya terlalu memikirkan cara main. Padahal saya harus berkonsentrasi dengan permainan yang saya jalani saat itu,” tutur Gregoria.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?