Kalah, Kento Momota Akui Fisik Lawan Lebih Baik

KUALA LUMPUR, 1 Julai -- Jaguh badminton negara, Datuk Lee Chong Wei ketika beraksi menentang Kento Momota dari Jepun dalam perlawanan akhir Kejohanan Terbuka Malaysia 2018 di Axiata Arena hari ini. Chong Wei menang dengan keputusan 21-17, 23-21. --fotoBERNAMA (2018) HAK CIPTA TERPELIHARA

Kento Momota

DBasia.news –  Secara mengejutkan, juara bertahan Indonesia Open kategori tunggal putra, Kento Momota harus angkat koper cepat di Indonesia Open

2019.

Kento Momota datang ke Indonesia Open sebagai status unggulan nomor satu. Apalagi, pebulu tangkis berusia 24 tahun itu menempati

peringkat satu dunia saat ini.

Status itu semakin besar setelah Kento Momota merupakan juara bertahan Indonesia Open. Terdapat dua kesempatan Momota memenangi

ajang tersebut, yaitu pada 2015 dan 2018.

Sayangnya Kento Momota tak bisa mempertahankan gelarnya. Hal itu setelah Momota kalah dalam duel menghadapi wakil China, Huang Yu

Xiang, dengan skor 16-21, 21-11, 18-21.

Setelah pertandingan, Kento Momota merasa fisik lawan lebih baik darinya. Selain itu, Momota ingin membalas kekalahan ketika

bermain di hadapan pendukung sendiri pekan depan.

“Sayang sekali saya kalah dalam pertandingan hari ini. Fisik lawan saya lebih baik dari saya dan saya tidak terlalu menguasai

permainan lawan,” kata Kento Momota.

“Sayang sekali saya tidak bermain lebih produktif, tapi saya akan membalasnya di pertandingan selanjutnya di Japan Open, main di

rumah sendiri saya akan bermain lebih bagus,” lanjutnya.

Kekalahan Kento Momota membuat kutukan juara bertahan Indonesia Open berlanjut. Tak ada pemain tunggal putra yang mampu

mempertahankan gelar sejak Lee Chong Wei melakukannya 2009 hingga 2011.