Jumlah Peserta Tour de Singkarak 2018 Diperkirakan Melonjak

Para pebalap sepeda beradu kecepatan saat Tour De Singkarak 2015 di Padang, Sumatera Barat, Minggu (4/10). Etape Kedua Tour De Singkarak 2015 yang diikuti 131 pebalap tersebut menempuh jarak 140 kilometer dari Padang Pariaman menuju Danau Singkarak. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/ama/15.

DBasia.news – Jumlah pembalap Tour de Singkarak 2018 pada 3-11 November 2018 mendatang diprediksi meningkat dari sebelumnya yang diikuti 20 tim dari 30 negara.

“Selain pembalap yang rutin ikut, tahun ini juga ada pembalap lain di antaranya dari Eropa Timur yang ingin berpartisipasi. Pebalap-pebalap ini belum pernah ikut sebelumnya,” kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian.

Panitia telah menerima surat elektronik untuk keikutsertaan ajang balap sepeda internasional Tour de Singkarak 2018.

Makin banyak peserta, menurut Oni, akan makin baik untuk pengembangan dan promosi balapan itu secara nasional dan internasional.

Hal itu akan mewujudkan tujuan kegiatan yang tidak hanya sebagai ajang adu kecepatan pembalap, tetapi juga untuk promosi pariwisata daerah.

Oni menyebut jumlah pebalap yang bisa berpartisipasi pada TdS 2018 akan diputuskan oleh tim setelah serangkaian penilaian sesuai kriteria salah satunya kualitas pebalap.

Sementara itu survei terhadap rute yang diusulkan untuk TdS 2018 telah mulai dilakukan oleh tim bersama pihak terkait. Minggu ini akan dipastikan rute yang akan dilintasi pebalap nanti.

Pemprov Sumbar sebelumnya telah mengusulkan delapan etape pada Tour de Singkarak 2018 dengan Grand start di Bukittinggi.

Etape itu akan dimulai dan diakhiri pada 16 kabupaten dan kota di Sumbar minus Mentawai, Padangpariaman dan Pasaman Barat.

Tiga kabupaten itu tidak ikut berpartisipasi pada Tour de Singkarak 2018 dengan sejumlah alasan terutama soal anggaran.