John Isner Sulit Berkonsentrasi Usai Sahabatnya Meninggal Dunia

John Isner

DBasia.news –  Petenis AS John Isner mengakui bahwa sangat sulit baginya untuk berkonsentrasi pada pertandingan setelah mengetahui sahabatnya dan sekaligus mantan pelatih fisiknya, Kyle Morgan, meninggal dunia.

Seperti dikutip Reuters, Kamis, Morgan, mantan pemain sepak bola klub Universitas Florida berusia 35 tahun itu ditemukan meninggal Senin lalu setelah sebelumnya dinyatakan hilang oleh pihak keluarga.

Tidak ada penjelasan lebih jauh, baik dari pihak keluarga maupun pihak lain mengenai penyebab kematian Morgan.

“Saya baru mengetahui dua hari lalu setelah saya kalah dari Novak Djokovic,” kata Isner setelah kekalahan 7-6 (2), 3-6,, 4-6 dari Djokovic, sekaligus kekalahan kedua dalam debutnya di turnamen akhir tahun itu.

“Sangat, sangat sulit bagi saya untuk bermain,” katanya menambahkan.

“Ketika tamat kuliah, saya bekerja sama secara ekslusif dengan Kyle, mungkin selama tujuh tahun. Empat sampai lima kali seminggu selama tujuh tahun. Kami juga tinggal bersama,” katanya.

 

John Isner


“Tentu saja kami sangat dekat. Tidaknya menyedihkan buat saya, tapi juga bagi banyak orang. Ia adalah pria yang menyenangkan,” kata Isner.

Sebelumnya, petenis peringkat sepuluh dunia itu menulis sebuah pesan di akun Instagram, disertai foto mereka berdua.

“Sulit untuk menjelaskan bagaimana saya menyayangi kamu bagaimana kamu telah membuat saya seperti sekarang. Hati saya dan semua yang mengenalmu benar-benar sedih,” tulis Isner.

“Meski banyak perbedaan, kami tidak terpisahkan. Kamu adalah pelatih fisik dengan pengetahuan sangat luas dan selama bertahun-tahun kita habiskan di gym agar saya bersaing di tingkat paling tinggi,” katanya.

“Kyle Steve Morgan, saya menyayangimu, Bro. Kamu telah pergi dan tidak akan pernah dilupakan,” katanya menambahkan.